
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perdagangan Balikpapan terus berupaya menangani para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Sepinggan.
Berbagai langkah telah disiapkan, termasuk penyediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi para pedagang yang terdampak musibah tersebut.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan TPS khusus bagi para pedagang korban kebakaran di pasar tersebut.
“TPS di Pasar Sepinggan kami peruntukkan bagi para pedagang korban kebakaran. Dari awalnya 250 pedagang yang terdampak, setelah kami verifikasi, jumlahnya menjadi 119 pedagang,” ujar Haemusri, Senin (14/9/2026).
Ia merinci, dari 119 pedagang tersebut, terdapat dua kategori penanganan, yakni pemeliharaan dan pembangunan. Untuk kategori pembangunan, pihaknya telah membangun 97 petak khusus bagi pedagang korban kebakaran. Pembangunan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memulihkan aktivitas perdagangan para pedagang yang terdampak.
Namun, Haemusri menegaskan bahwa tidak semua pedagang bisa langsung menempati petak yang telah dibangun. Ada tiga indikator yang harus dipenuhi calon penghuni. Pertama, memiliki Surat Izin Pemanfaatan Tempat Berjualan (SIPTB). Kedua, pedagang tersebut masih aktif berjualan. Ketiga, bebas dari retribusi.
“Tiga syarat ini sudah saya sampaikan langsung kepada para pedagang. Jika ingin mengisi kios yang disediakan pemerintah, setidaknya mereka harus memenuhi ketiga hal tersebut,” tegasnya.
Menurut Haemusri, syarat-syarat tersebut penting untuk memastikan bahwa kios yang dibangun benar-benar dimanfaatkan oleh pedagang yang berhak dan masih aktif menjalankan usahanya. Dengan demikian, pemanfaatan fasilitas yang disediakan pemerintah dapat berjalan secara adil dan tepat sasaran.
Terkait progres pembangunan, Haemusri menyebutkan bahwa kontrak pekerjaan dimulai pada 14 Agustus lalu. Dengan masa kontrak selama tiga bulan atau 90 hari kerja, hingga saat ini pembangunan telah mencapai 74 persen. Capaian tersebut bahkan melampaui target yang ditetapkan, dengan deviasi sekitar 50 persen dari rencana awal.
“Alhamdulillah, sampai tanggal 14 September ini progresnya sudah 74 persen. Deviasinya bahkan plus sekitar 50 persen dari target kontrak. Insya Allah semuanya berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.
Dengan capaian tersebut, pemerintah berharap pembangunan TPS di Pasar Sepinggan dapat segera rampung sehingga para pedagang korban kebakaran bisa kembali berjualan dan perekonomian di kawasan pasar tersebut pulih seperti semula. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)