
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan berhasil menjadi satu-satunya daerah di Pulau Kalimantan yang masuk daftar nominasi Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026. Penghargaan yang digelar Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini dinilai sebagai bentuk pengakuan atas upaya pemerintah kota dalam memperbaiki kualitas layanan investasi.
Pencapaian tersebut juga menjadi sinyal positif bahwa langkah-langkah yang telah diambil selama ini mulai mendapat perhatian di tingkat nasional.
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, menyambut baik sekaligus mengungkapkan rasa bangga dan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan. Menurutnya, Balikpapan masuk dalam nominasi bukanlah titik akhir, melainkan dorongan untuk lebih serius meningkatkan kualitas pelayanan di sektor investasi.
“Alhamdulillah, Kota Balikpapan menjadi satu-satunya kota di Kalimantan yang masuk nominasi Anugerah Layanan Investasi 2026.
Ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan investasi,” ujar Rahmad kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).
Ia menilai bahwa pelayanan investasi bukan hanya urusan administrasi, tetapi juga kualitas layanan yang turut berperan penting dalam membangun kepercayaan pelaku usaha terhadap daerah.
Karena itu, Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif, serta terus mengupayakan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Balikpapan.
Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan layanan agar aktivitas investasi dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
“Yang terpenting bagaimana pelayanan kepada investor terus kita tingkatkan, sehingga kemudahan dalam berinvestasi dapat benar-benar dirasakan oleh para pelaku usaha,” terangnya.
Dia berharap nominasi ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan. Capaian tersebut juga diharapkan memperkuat citra Balikpapan sebagai kota yang terbuka dan mendukung kegiatan usaha.
Dengan langkah-langkah perbaikan yang berkelanjutan, Balikpapan diharapkan semakin mampu menarik minat investor dan memperkuat posisinya sebagai daerah yang mendukung investasi. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)