Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman (iknbisnis.com/TJ)

IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan bersama sejumlah pemangku kepentingan resmi menutup sementara Jalan Syarifuddin Yoes akibat longsor.

Penutupan berlangsung sekitar tiga bulan, yakni hingga Agustus mendatang, dengan target jalan dapat difungsikan kembali sebelum 17 Agustus.

Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa pengalihan lalu lintas telah disepakati dalam rapat koordinasi yang melibatkan perwakilan RT, lurah, camat setempat, serta Polresta Balikpapan. Hasil kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama.

“Kami putuskan dua jalur alternatif. Dari arah BJBJ menuju Ruhuy Rahayu bisa melewati Jalan Punai. Sebaliknya, dari Ruhuy Rahayu menuju BJBJ akan melalui jalur perumahan Vila Damai,” ujar Fadli.

Jalur alternatif ini hanya dibuka mulai pukul 05.00 hingga 22.00 Wita. Sementara itu, kendaraan besar dengan berat di atas enam ton diarahkan melewati Jalan Sudirman, sesuai surat edaran wali kota.

Dishub juga akan melakukan pendampingan selama 14 hari pertama penutupan. Kata Fadli, meski masa pendampingan resmi hanya dua minggu, pihaknya tetap akan mengerahkan personel dari Dalops Dishub bersama Satuan Lalu Lintas Polres Balikpapan untuk mengatur arus kendaraan.

Ia juga menambahkan bahwa jalan yang ditutup sebenarnya merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan Balai Jalan. Namun, Pemerintah Kota Balikpapan mendapat amanat lebih besar untuk memastikan kelancaran pengalihan ini.

“Kami tidak membatasi kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan besar secara umum. Hanya untuk kendaraan besar, sudah kami atur sesuai ketentuan,” tegasnya.

Fadli mengungkapkan, dalam rapat koordinasi yang digelar beberapa waktu lalu tersebut, dihadiri empat RT terdampak, Lurah Gunung Bahagia, Sekretaris Camat Balikpapan Selatan, serta jajaran Polsek dan Polres. Ia menambahkan semua pihak yang hadir menyepakati dan menandatangani berita acara bersama.

Dengan langkah-langkah ini, Dishub berharap masyarakat dapat beradaptasi dengan jalur alternatif dan proses perbaikan jalan longsor berjalan sesuai jadwal. (*/Adv Diskominfo Balikpapan).