
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berkomitmen untuk tetap mempertahankan program BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat di tengah tren penurunan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).
Wali Kota Balikpapan, dr. H. Rahmad Mas’ud menekankan bahwa biaya pendidikan dan kesehatan merupakan prioritas utama yang tidak akan dikurangi, apalagi dihilangkan dari anggaran daerah.
Menurutnya, kondisi anggaran yang semakin terbatas memaksa pemerintah kota untuk melakukan penyesuaian. Namun, ia secara tegas menyatakan lebih memilih mengurangi pos-pos pengeluaran lainnya daripada menyentuh anggaran BPJS Kesehatan.
“Komitmen saya lebih baik dikurangi biaya yang lain daripada biaya BPJS dikurangi, jadi BPJS jalan terus,” tegasnya, Rabu (12/8/2026).
Untuk menjaga keberlanjutan program tersebut, pemerintah kota akan meninjau berbagai pos belanja yang dianggap tidak perlu. Seperti pengurangan kegiatan seremonial, perjalanan dinas, serta anggaran lainnya. Apabila diperlukan, belanja infrastruktur yang bukan prioritas utama juga berpotensi dipangkas.
Meskipun demikian, Wali Kota berharap langkah tersebut tidak sampai dilakukan secara signifikan karena pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi program unggulan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Termasuk infrastruktur yang tidak menjadi prioritas utama, mungkin kita akan pangkas. Tetapi mudah-mudahan tidak sampai kesitu, karena itu menjadi program kita, pendidikan kesehatan dan infrastruktur,” tambahnya.
Rahmad Mas’ud juga menegaskan bahwa saat ini cakupan BPJS Kesehatan di Balikpapan sudah mencapai 100 persen. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah kota serius dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga. Dengan mempertahankan BPJS Kesehatan secara penuh dan tetap memprioritaskan pendidikan, diharapkan kualitas hidup warga tidak terganggu.
Langkah efisiensi yang akan diambil pun diarahkan agar tidak mengorbankan pelayanan dasar. Pemkot berkomitmen untuk mengelola anggaran secara lebih selektif, sehingga program-program prioritas tetap berjalan optimal. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)