
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Rombongan pengusaha asal Spanyol menyambangi Kalimantan Timur dalam rangka menelusuri potensi penanaman modal dan kerja sama strategis. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kelancaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tengah berlangsung.
Kedatangan mereka diwujudkan dalam kunjungan delegasi Misi Bisnis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid ke kantor PT Pelindo Regional 4 Balikpapan yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, pada Jumat (5/6/2026).
Dalam rombongan tersebut, tampak pula Wakil Ketua Komite Spanyol dan Portugal Kadin Indonesia, Herodijaya Effendie.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Misi Bisnis perusahaan Spanyol ke Indonesia yang digelar pada 2–6 Juni 2026, dengan lokasi di Jakarta dan kawasan IKN. Secara umum, agenda ini diarahkan untuk memperkokoh jalinan perdagangan bilateral serta menggali celah investasi dan kolaborasi antarpelaku usaha dari kedua negara.
General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid mengutarakan bahwa pihak Spanyol menunjukkan minat besar terhadap progres fisik IKN dan kesiapan fasilitas pelabuhan di Kaltim. Menurutnya, pelabuhan memiliki peran krusial sebagai penyokong arus logistik dan roda perekonomian di wilayah tersebut.
“Mereka ingin mengetahui bagaimana perkembangan IKN dan seperti apa peran pelabuhan dalam mendukung aktivitas ekonomi. Sebagai pintu gerbang logistik, tentu kami menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki pelabuhan di Kaltim,” papar Suhadi Hamid.
Di sisi lain, delegasi Spanyol tidak hanya datang untuk mencari peluang, tetapi juga memperkenalkan berbagai inovasi teknologi yang dapat diaplikasikan di sektor kepelabuhanan. Mulai dari pemanfaatan panel surya sebagai energi terbarukan, hingga sistem komunikasi dan perangkat elektronik yang diklaim mampu mendongkrak efisiensi kerja pelabuhan.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdialog mengenai kebutuhan pengembangan pelabuhan di Kaltim. Suhadi berharap pembahasan yang berlangsung dapat menjadi pijakan bagi Pelindo dan dunia usaha untuk merancang kerja sama yang lebih erat di masa depan.
Salah satu titik yang menjadi sorotan delegasi Spanyol adalah kesiapan infrastruktur pelabuhan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta kelancaran distribusi logistik menuju IKN. Saat ini, Pelindo mengelola sejumlah pelabuhan andalan di Kaltim, seperti Pelabuhan Semayang Balikpapan, Pelabuhan Samarinda, dan Kawasan Kariangau Terminal (KKT).
KKT sendiri menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain kedalaman perairan sekitar 14 meter pada kondisi surut (LWS) yang memungkinkan kapal-kapal besar dan peti kemas berbobot berat untuk bersandar. Lahan penumpukan yang tersedia pun masih tergolong luas, sehingga mendukung aktivitas bongkar muat dan distribusi barang secara optimal.
Keberadaan proyek konektivitas seperti Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dengan Penajam Paser Utara (PPU) turut memperkuat daya dukung kawasan, sekaligus memperpendek akses menuju IKN.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kemitraan yang berkesinambungan antara pengusaha Spanyol dan pemangku kepentingan di Indonesia, khususnya dalam memajukan sektor logistik dan infrastruktur pelabuhan guna menyukseskan pembangunan IKN. (*)