IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – PT Pegadaian (Persero) mencatat pertumbuhan kinerja signifikan sepanjang semester pertama 2026. Perusahaan pelat merah ini membukukan laba bersih Rp 6,59 triliun hingga akhir Juni, melonjak 84,4 persen dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,58 triliun.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan capaian ini merupakan hasil strategi bisnis adaptif dan ekspansi ekosistem emas yang terus digencarkan. Di tengah tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik, Pegadaian mampu menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan solid.

“Alhamdulillah, Pegadaian terus membukukan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan ekonomi dan geopolitik.

Terima kasih kepada Nasabah dan seluruh masyarakat atas kepercayaannya. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami terus meningkatkan peran dalam pembangunan ekonomi untuk MengEMASkan Indonesia,” ujar Damar dalam siaran pers, Selasa (28/7/2026).

Total aset Pegadaian mencapai Rp 186,33 triliun, tumbuh 53,9 persen dari posisi tahun lalu Rp 121,1 triliun. Lonjakan ini ditopang Outstanding Loan (OSL) gross yang menembus Rp 155,1 triliun, naik 52,7 persen secara tahunan.

Kualitas portofolio juga menunjukkan perbaikan. Rasio Non-Performing Loan (NPL) ditekan dari 0,81% (Juni 2025) menjadi 0,71% (Juni 2026), menandakan pengelolaan risiko yang semakin prudent.

Damar menegaskan transformasi layanan menjadi kunci utama merespons kebutuhan masyarakat. Pegadaian menghadirkan produk Bank Emas mencakup Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas. Seluruh layanan terintegrasi dengan aplikasi Tring! untuk memudahkan investasi.

Sebanyak 90 persen agunan gadai berupa emas, dan Pegadaian telah memiliki vault berstandar keamanan internasional. Hal ini dinilai menjadi modal kuat mengoptimalkan peran emas sebagai instrumen investasi stabil di tengah ketidakpastian.

“Emas terbukti menjadi aset aman (safe haven) yang paling diminati masyarakat. Dengan Bank Emas dan Tring!, kami optimis memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Bersama Danantara, kami optimis mewujudkan misi MengEMASkan Indonesia,” imbuh Damar.

Pemimpin Wilayah Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menyatakan capaian positif ini menjadi pendorong semangat seluruh pegawai untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Kinerja gemilang ini bukti nyata transformasi perusahaan, penguatan ekosistem emas, dan inovasi layanan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Di Kanwil IV Balikpapan, kami berkomitmen mendukung melalui peningkatan kualitas layanan, perluasan inklusi keuangan, dan penguatan literasi investasi emas,” ungkap Rinaldi.

Ia optimistis tren positif akan berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi jangka panjang, khususnya emas. Kehadiran Bank Emas dan Tring! dinilai memperkuat posisi Pegadaian sebagai mitra investasi aman dan terpercaya.

“Bersama Danantara, kami siap mendukung visi Pegadaian untuk MengEMASkan Indonesia melalui pelayanan profesional, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah,” pungkas Rinaldi. (*)