
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan selama libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah, baik bagi pemudik maupun warga yang tinggal di kota.
Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, menyoroti risiko penularan penyakit seperti campak dan demam berdarah.
Ia menyebut, di Balikpapan tercatat lebih dari 200 suspek campak di berbagai wilayah, meski bukan daerah endemis yang mewajibkan outbreak response immunisasi. Upaya pengejaran imunisasi terus digencarkan.
“Saya berharap para pemudik menjaga kesehatannya. Jangan sampai tertular, kemudian datang ke balikpapan pulangnya bawa penyakit. Itu yang jangan sampai terjadi ya, kita berharap tidak membawa penyakit saat kembali ke balikpapan,” pesan Alwiati, saat diwawancarai, Rabu (11/3/2026).
Ia menyarankan pemudik memastikan kepesertaan JKN/BPJS aktif agar bisa langsung mendapat pelayanan jika sakit. Jika terjangkit campak, lakukan isolasi mandiri selama dua minggu atau hingga sembuh, gunakan masker, dan laporkan ke puskesmas terdekat untuk mendapat obat pencegahan bagi keluarga.
Orang dewasa juga diimbau membatasi kontak dekat dengan anak kecil pasca-mudik serta mencuci tangan sebelum menyentuh bayi atau balita.
Bagi warga yang tinggal di Balikpapan, Alwiati mengingatkan musim demam berdarah masih berlangsung. Masyarakat diminta menerapkan 3M plus secara konsisten, menggunakan kelambu, dan tidak mengabaikan kebersihan lingkungan meski sibuk menyiapkan hidangan Lebaran.
“Tetap jaga kebersihan di lingkungan supaya nyamuk demam berdarah tidak bisa menjangkiti keluarga, karena liburnya agak panjang. Harapannya anak-anak bisa tetap terjaga dan terhindar dari nyamuk demam berdarah,” ucapnya.
Secara umum, lanjut Alwiati, pola makan bergizi seimbang dianjurkan, hindari makan berlebihan pasca-puasa untuk mencegah lonjakan hipertensi atau gangguan pencernaan. Penyakit tertinggi belakangan mencakup hipertensi, ISPA, dan masalah lambung, namun Ia menilai situasi kesehatan selama Ramadan relatif terkendali tanpa kejadian luar biasa.
Dengan menjaga pola hidup sehat, libur Lebaran diharapkan berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan serius. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)