
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang ramah bagi penyandang disabilitas. Adapun, Langkah konkret yang tengah berjalan yakni program magang bagi tenaga kerja disabilitas, yang dilakukan bekerja sama dengan LPK Al Jabar.
Kepala Dinsos Kota Balikpapan, Arfiansyah, menilai bahwa program ini membuka peluang besar bagi penyandang disabilitas untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun rasa percaya diri saat memasuki dunia kerja.
Dia menyebut program magang untuk penyandang disabilitas di lingkungan pemerintah sangat baik karena mampu mendorong kemandirian, kepercayaan diri, serta kompetensi kerja peserta.
Arfiansyah juga menambahkan bahwa keberadaan program ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan suasana kerja yang lebih terbuka dan ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Dengan begitu, ekosistem kerja yang inklusif bisa tercipta.
Kesempatan magang, lanjutnya, memberi peran besar bagi peserta untuk mengenal dunia kerja secara nyata. Lewat pengalaman ini, mereka bukan hanya mendapat ilmu baru, tapi juga belajar soal disiplin, tanggung jawab, hingga cara berinteraksi di lingkungan profesional.
Arfiansyah pun menuturkan bahwa pengalaman kerja di bidang administrasi akan menjadi modal berharga bagi peserta untuk meningkatkan kesiapan mereka di masa depan, seperti belajar mengelola dokumen, memahami pelayanan administrasi, serta menyesuaikan diri dengan pola kerja di kantor.
Tak hanya itu, program ini juga dinilai mampu mengubah pandangan masyarakat bahwa penyandang disabilitas punya kemampuan dan potensi yang bisa terus diasah jika diberi kesempatan yang sama. Karena itu, Dinsos Balikpapan berharap semakin banyak instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang ikut membuka ruang bagi disabilitas untuk belajar dan berkarya.
“Penyandang disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Dengan dukungan yang tepat, mereka mampu menunjukkan kemampuan dan berkontribusi di lingkungan kerja,” jelas Arfiansyah kepada media, Kamis (14/5/2026).
Dengan adanya program magang ini, Pemerintah Kota Balikpapan optimis lingkungan kerja yang inklusif bukan lagi sekadar wacana, melainkan bisa terwujud secara nyata. Harapannya, peserta tidak hanya menjadi lebih mandiri, tetapi juga semakin percaya diri bahwa mereka mampu bersaing dan berkontribusi di dunia kerja seperti halnya masyarakat pada umumnya. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)