IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan resmi mengusulkan sebanyak 100 formasi guru aparatur sipil negara (ASN) kepada pemerintah pusat.

Langkah ini ditempuh untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik yang terus bertambah di kota Beriman.

Diungkapkan oleh Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, bahwa usulan ini menjadi langkah krusial lantaran kebutuhan guru di Balikpapan masih tergolong tinggi. Hingga saat ini, jumlah tenaga pendidik yang ada dinilai belum ideal untuk memenuhi kebutuhan di sekolah-sekolah negeri.

Irfan memaparkan, minimnya rekrutmen ASN dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu penyebab utama, ditambah dengan meningkatnya jumlah guru yang memasuki masa pensiun.

“Guru yang pensiun terus bertambah, pindah dan lain-lain. Jadi semakin lama semakin kurang tenaga guru kita,” ujarnya kepada media, Senin, (18/5/2026).

Karenanya, Irfan berharap usulan tersebut bisa direalisasikan oleh pemerintah pusat agar mampu membantu mengurangi defisit tenaga pendidik di Balikpapan.

“Mudah-mudahan itu bisa direalisasikan sehingga bisa mengurangi kekurangan tenaga kependidikan kita,” jelasnya.

Selain persoalan kekurangan guru, Disdikbud Balikpapan juga mulai menghadapi keterbatasan stok calon kepala sekolah. Menurut Irfan, tidak semua tenaga pendidik memenuhi syarat administrasi maupun kepangkatan untuk menduduki posisi tersebut.

“Yang jadi masalah saat ini juga kekurangan stok untuk menjadi kepala sekolah, karena persyaratannya belum memenuhi syarat,” kata dia.

Irfan menilai kondisi ini bisa menjadi masalah serius jika dalam waktu dekat tidak ada penambahan tenaga pendidik melalui jalur ASN maupun PNS.

Pemerintah daerah saat ini terus berupaya menjaga kualitas pendidikan, salah satunya dengan merekrut guru melalui pola Penyedia Jasa Lainnya (PJLP). Namun cara tersebut dinilai belum cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan guru di Balikpapan.

“Kalau memang nanti guru non-ASN tidak boleh lagi mengajar, mestinya pemerintah rekrut dulu guru ASN dan PNS sampai jumlahnya mencukupi,” tegasnya.

Dengan mengajukan 100 formasi guru ASN ini, Disdikbud Balikpapan berharap pemerintah pusat segera merespons sehingga kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah negeri tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kekurangan tenaga pendidik yang terus bertambah setiap tahunnya. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)