Salah satu menu andalan Kedai All Tiam, kopi dan desert “Khas Ibuk” (iknbisnis.com/TJ)

IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Sebuah gerai kuliner bernama Kedai All Tiam kini menjadi destinasi baru warga Balikpapan Utara.

Berlokasi di Jalan Indrakila Baru No.59, RT.05, Kelurahan Gunung Samarinda, tepat berseberangan dengan kantor Tribun Kaltim, tempat ini mengusung konsep restoran sekaligus kafe yang menyuguhkan beragam pilihan dalam satu atap.

Nama “All Tiam” sengaja dipilih karena mengandung arti “semua ada”, sesuai dengan konsep yang menawarkan menu tradisional, racikan kopi masa kini, hingga camilan kekinian.

Uniknya, Kedai All Tiam juga memiliki brand kopi sendiri yakni “Khas Ibu”. Harga untuk produk kopi dari brand Khas Ibu ini dibanderol mulai dari Rp29 ribu untuk kemasan kecil, hingga Rp110 ribu untuk kemasan 1 liter.

Pemilik usaha, Hj. Linda, mengungkapkan bahwa proses menemukan nama All Tiam berlangsung sekitar dua pekan. Setiap pertimbangan dilakukan secara cermat agar nama yang terpilih memiliki makna mendalam, mudah diingat konsumen, sekaligus mewakili visi usaha yang hendak dibangun ke depan.

“Kami ingin membangun brand sendiri yang lebih besar dan punya ciri khas tersendiri di Balikpapan,” tutur Hj. Linda.

Meski baru mengganti nama menjadi All Tiam dalam dua bulan terakhir, laju pertumbuhan kafe dan resto ini terbilang signifikan.

Saat ini, kapasitas tempat yang tersedia mampu menampung hingga 150 orang. Ke depan, manajemen berencana memperluas usaha dengan membuka cabang di kawasan Grand City, Balikpapan Utara, yang tetap mengusung konsep kafe dan resto.

Di luar urusan bisnis kuliner, Kedai All Tiam juga gencar mendorong kemajuan pelaku UMKM lokal. Dukungan diwujudkan dengan memberi ruang kolaborasi bagi berbagai produk usaha kecil dan rumahan agar turut dipasarkan dan semakin dikenal publik.

Produk-produk UMKM lokal yang terpilih karena kualitasnya diberi kesempatan untuk dipromosikan langsung di lingkungan kafe dan resto ini. Mulai dari camilan ringan, olahan rumahan, hingga barang-barang kreatif asli Balikpapan mulai diperkenalkan secara perlahan kepada para pelanggan All Tiam.

Menurut Hj. Linda, UMKM lokal memiliki peran vital dalam menggerakkan roda ekonomi warga. Oleh sebab itu, ia berharap All Tiam tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersantai atau bisnis kuliner, tetapi juga menjadi wadah berbagi kemajuan bagi pelaku usaha kecil di Balikpapan.

“Kami ingin sama-sama berkembang. Kalau UMKM lokal bisa ikut maju dan dikenal masyarakat, tentu itu menjadi kebanggaan juga bagi kami,” ujar Hj. Linda.

Respons positif datang dari sejumlah pelanggan maupun pelaku UMKM. Selain membantu pemasaran produk lokal, langkah kolaborasi ini dinilai mampu memperluas jejaring usaha bagi mereka yang selama ini sulit mendapatkan tempat promosi. (*)