
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar kegiatan sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) dengan tema “Literasi Politik untuk Kemajuan Demokrasi Daerah”. Acara ini berlangsung di Jalan Bukit Niaga, RT 17 Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan, pada Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Hasanuddin Mas’ud, yang akrab disapa Hamas. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi ini, antara lain Camat Balikpapan Rosin Suparlan, Lurah Klandasan Ilir Andi Arief Hidayatullah, serta Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Balikpapan, Andi Achmad Mutawalli.
Dalam materinya, Camat Balikpapan, Rosin Suparlan menyampaikan bahwa demokrasi memiliki peran strategis dalam memajukan bangsa. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat fundamental, mengingat para pemimpin mulai dari anggota legislatif, wali kota, gubernur, hingga presiden dipilih langsung oleh warga.
Ia mengingatkan agar masyarakat memahami fungsi dan peran masing-masing partai politik, serta cerdas dalam memilih pemimpin terbaik.
“Setelah kita pilih, mereka bekerja lima tahun. Masyarakat yang mengevaluasi dan menyampaikan aspirasi. Jika ada banjir, kesulitan air, atau masalah lain, sampaikan saja. Itu tugas Bapak-Ibu sekalian,” ujarnya.
Rosin juga mengajak warga agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks, serta menjaga frekuensi diri dengan rasa syukur.
“Pilih bersyukur agar nikmat kita bertambah,” pesannya.
Sementara itu, Lurah Klandasan Ilir, Andi Arief Hidayatullah memberikan pemahaman sederhana mengenai sistem ketatanegaraan melalui analogi trias politika, yakni pembagian kekuasaan menjadi legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
Ia pun mencontohkan eksekutif seperti tim dalam permainan sepak bola, yudikatif sebagai wasit, dan legislatif sebagai pembuat aturan. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masyarakat berperan sebagai pemilik klub.
“Masyarakat itu pemilih, yang menikmati hasil dari pilihannya. Sayang sekali jika kita tidak melek politik dan demokrasi,” tegasnya.
Andi juga mengingatkan bahwa kehidupan sehari-hari tidak lepas dari praktik demokrasi, mulai dari lingkup keluarga hingga pemilihan ketua RT. Ia mengajak warga agar tidak apatis dan tetap fokus pada hak serta kewajiban sebagai warga negara.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi politik masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan, sehingga tercipta demokrasi daerah yang lebih matang dan berkemajuan. (*)