IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag)
terus menunjukkan upaya serius dalam menjaga ketersediaan bahan pokok jelang Ramadan 1447 H, khususnya beras yang berada dalam kondisi sangat aman hingga Idulfitri mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Disdag Kota Balikpapan, Haemusri yang menyebutkan bahwa stok beras saat ini mencapai sekitar 7 ribu ton. Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga hingga pertengahan tahun, bahkan sampai bulan Juli 2026.

“Stok beras kita sampai saat ini sekitar 7.000 ton. Itu mencukupi sampai bulan 5 sampai bulan 7. Jadi untuk ketersediaan pangan aman,” kata Haemusri, Rabu (25/2/2026).

Selain menjamin ketersediaan, Pemkot juga gencar melakukan langkah-langkah untuk menjaga harga tetap stabil. Salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah yang baru saja digelar pada 9–15 Februari 2026 di kantor Disdag baru, bekerja sama dengan distributor besar. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

”Nanti pasar murah akan dilakukan lagi dengan melibatkan Kadin Balikpapan. Konsepnya peduli dan berbagi untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, gerakan pangan murah (GPM) rutin dilakukan hingga tiga kali seminggu sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Pengawasan distribusi pun diperketat melalui sinergi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Badan Pangan Nasional, serta pihak kepolisian. Inspeksi mendadak terus dilakukan untuk mencegah adanya penimbunan atau gangguan pasokan. Hingga kini, Satgas Pangan belum menemukan laporan mengenai praktik penimbunan bahan pokok.

Haemusri menegaskan bahwa pemerintah terus mengimbau para distributor agar menjaga etika bisnis selama periode Ramadan dan Idulfitri. Ia juga mengajak warga untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

“Kami harapkan masyarakat tidak panic buying, karena ketersediaan pangan kita cukup,” imbuhnya.

Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan aparat terkait, Balikpapan optimistis dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan sepanjang Ramadan hingga perayaan Idulfitri berjalan lancar. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)

By TJakra