IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) menerima kunjungan kerja lapangan dari Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (27/8/2025).

Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, H. Abdulloh, S.Sos, ini bertujuan untuk memantau kondisi infrastruktur jalan Karang Joang–KKT, yang menjadi akses utama logistik di Balikpapan serta jalur pendukung konektivitas ke Kawasan Industri Kariangau (KIK) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hadir dalam kegiatan ini anggota Komisi III DPRD Kaltim, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), UPTD PUPR-PERA Kaltim, serta jajaran manajemen PT KKT.

Direktur PT KKT, Enriany Muis dalam sambutannya, memaparkan profil perusahaan dan kondisi jalan akses menuju pelabuhan. Ia menjelaskan bahwa jalan poros Samarinda–KKT sepanjang ±13 km, yang telah berstatus jalan nasional sejak 2022, mengalami kerusakan signifikan.

Menurutnya, kondisi tersebut menghambat kelancaran transportasi logistik dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Meski telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR dan BBPJN, perbaikan jalan belum dapat direalisasikan pada 2025.

Perwakilan BBPJN menyampaikan bahwa anggaran perbaikan jalan Kariangau masih terkendala proses penganggaran, meskipun desain teknis (DED) telah diajukan untuk alokasi 2026.

“Perbaikan menyeluruh diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar dengan spesifikasi rigid pavement,” ungkap perwakilan BBPJN, dalam keterangan resminya, Sabtu (30/8/2025).

Sementara itu, dalam diskusi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kaltim, H. Abdulloh, S.Sos menegaskan pentingnya jalan menuju KKT sebagai infrastruktur vital bagi sektor logistik dan industri di Kalimantan Timur.

Ia pun mendorong BBPJN untuk segera menyerahkan salinan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar untuk mempercepat pembangunan.

“Jalan Kariangau harus menjadi salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2026,” tegas H. Abdulloh, S.Sos.

Komisi III juga mengusulkan koordinasi lintas lembaga, baik melalui dukungan anggaran pusat maupun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, untuk memastikan kelancaran proyek ini.

Kunjungan ini disambut baik oleh PT KKT sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pelaku usaha dalam mendukung pengembangan infrastruktur yang berkontribusi pada konektivitas pelabuhan dan kemajuan wilayah.

PT KKT berharap langkah ini dapat mempercepat perbaikan infrastruktur jalan, sehingga mendukung kelancaran logistik dan pengembangan kawasan industri di Kalimantan Timur. (*)

Penulis: TJakra