IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan peninjauan lapangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Karang Joang, Kilometer 12, Balikpapan Utara, Kamis (20/8/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah yang terintegrasi demi mewujudkan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, yang turun langsung meninjau TPST, menyoroti keberhasilan pengelolaan sampah terpadu yang telah mampu mengurangi hingga 80 persen volume sampah dari lingkungan.

Bagus Susetyo memaparkan terkait proses di TPST dimulai sejak sampah diangkut truk dari berbagai kawasan. Setelah masuk, sampah langsung dipilah menjadi organik dan anorganik.

“Yang organik ditumbuk menjadi material untuk kompos. Bisa untuk pupuk kompos, bisa juga untuk magot (larva dari lalat, red.). Magot ini produk yang berfungsi sebagai pakan ikan dan unggas,” jelasnya.

Terkait fasilitas pengolahan, Bagus menilai peralatan di TPST Karang Joang sudah cukup lengkap, sehingga sampah anorganik seperti plastik dapat diolah dengan baik.

(foto: IST)

“Ada peralatan untuk menekan plastik, lalu ada pencacahan untuk plastik lembaran. Baik plastik botol maupun yang lain punya nilai jual yang cukup baik,” ujarnya.

Bagus juga menyebut, pengelolaan yang mencapai 80 persen telah melampaui target pemerintah diatas 50 persen. Dia pun optimis, apabila model pengelolaan serupa dapat dibangun di enam kecamatan, akan mampu mengurangi lebih dari 50 persen sampah dalam waktu dua tahun ke depan.

“Kalau model seperti ini bisa kita bangun di enam kecamatan, Insya Allah dua tahun lagi kita sudah bisa mengurangi lebih dari 50 persen. Ini satu prestasi yang cukup baik,” katanya optimis.

Wakil Wali Kota pun mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah

“Kalau dari rumah sudah dipilah dan dikelola, maka Balikpapan akan semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan angkah bersama ini Pemerintah Kota Balikpapan yakin akan mempercepat terwujudnya Balikpapan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)