IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – PT Bayan Resources, kembali menyelenggarakan olahraga bulu tangkis bertajuk Bayan Open 2026. Event tahunan ini merupakan yang kelima kalinya sejak 2022.

Bayan Open yang akan berlangsung dari tanggal 24 – 29 Agustus 2026, hadir dengan skala yang lebih besar. Selain kategori Open, turnamen ini juga menyertakan jalur Sirkuit Nasional C.

Berlangsung di Platinum Convention Hall Balikpapan, Minggu (23/8/2026), konferensi pers dihadiri oleh Senior Manager PT Bayan Resources, Suhud Wahyudi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI Pusat, Ricky Achmad Soebagdja.

Tampak hadir pula Sekretaris Umum Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Timur, Risa Fahrizal, Kepala Bidang Turnamen dan Perwasitan Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Timur, Aang Syahrudin, Ketua Harian Pengurus Kota PBSI Balikpapan, Soegianto, dan Pembina serta atlet dari PB Djarum Balikpapan.

Senior Manager PT Bayan Resources, Suhud Wahyudi, menjelaskan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di bidang olahraga menempatkan bulu tangkis sebagai prioritas.

“Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga favorit masyarakat Indonesia dengan prestasi yang sudah mendunia. Kami merasa perlu ikut berpartisipasi mengembangkan olahraga ini mulai dari level bawah,” ujarnya.

Menurut Suhud, selama ini kompetisi berskala nasional lebih banyak terpusat di Jawa. Kondisi itu membuat atlet di luar Jawa, khususnya Kalimantan Timur, kesulitan memperoleh kesempatan bertanding secara rutin.

Dengan digelarnya Bayan Open 2026 di Balikpapan, atlet muda dari Tenggarong, Samarinda, Bontang, dan daerah Kaltim lainnya diharapkan dapat meraih poin ranking serta mendapatkan lawan tanding yang berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Suhud menambahkan, selain bulu tangkis, penyelenggaraan Bayan Open 2026 turut dikemas dalam rangkaian Bayan Craft Art Festival. Acara ini menghadirkan pelaku UMKM, kerajinan, hiburan, serta panggung seni yang melibatkan talenta lokal.

“Kalau hanya olahraga saja akan kurang menarik. Maka dari awal kami konsep dengan UMKM dan festival. Kami juga menyediakan tempat untuk talenta lokal,” terang Suhud.

Pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah UMKM yang terlibat meningkat menjadi sekitar 80 tenant, dimana pada tahun sebelumnya 60 UMKM. Panitia pun menyediakan area bermain untuk anak-anak.

Suhud mengatakan konsep tersebut akan terus dikembangkan dengan melakukan evaluasi setiap tahun.

Ia juga mengungkapkan bahwa dua legenda bulu tangkis Indonesia akan hadir langsung dan meramaikan Bayan Open 2026 dalam pertandingan eksebisi, yakni Jonatan Christie, dan Hendra Setiawan.

Sekretaris Jenderal PBSI Pusat, Ricky Achmad Soebagdja, mengapresiasi komitmen Bayan yang telah berlangsung lima tahun berturut-turut. Ia mencatat bahwa hadiah turnamen terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Ini menunjukkan komitmen yang luar biasa. Kehadiran pemain-pemain top juga menambah semangat para peserta,” katanya.

Ricky menambahkan bahwa fasilitas di Balikpapan sudah memenuhi standar nasional bahkan berpotensi untuk event internasional. PBSI sendiri berharap ke depan muncul pembinaan khusus di Kaltim agar potensi atlet lokal dapat lebih optimal dikembangkan.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Kota PBSI Balikpapan, Soegianto, menyambut baik dukungan berkelanjutan dari Bayan. Ia menekankan bahwa akses transportasi yang mudah menuju Balikpapan menjadi salah satu daya tarik bagi peserta dari berbagai daerah. Antusiasme peserta pun dinilai terus meningkat setiap tahunnya.

Sekretaris Umum (Pengprov) PBSI Kaltim, Risa Fahrizal, dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa Bayan Open bermula sebagai pilot project sejak 2022.

“Kami memiliki visi yang sama. Kalimantan Timur secara sejarah pernah menghasilkan atlet-atlet potensial. Masalahnya, turnamen yang memberikan poin ranking masih banyak digelar di luar Kalimantan, sehingga biaya menjadi kendala,” jelasnya.

Dengan hadirnya Bayan Open, atlet muda Kaltim kini memiliki ruang kompetisi yang lebih terjangkau. Risa menyampaikan bahwa dalam kategori usia dini hingga remaja, atlet-atlet dari klub di Kaltim sudah mulai masuk 20 besar.

“Harapan terbesar adalah lahirnya atlet nasional yang benar-benar dibina di tanah Kalimantan Timur,” pungkasnya. (*/)