
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Bulan suci Ramadan tahun ini dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara sebagai momentum untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, diiringi dengan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban lingkungan.
Camat Balikpapan Utara, Umar Hadi, mengungkapkan bahwa fokus utama selama Ramadan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan dan fasilitasi ruang bagi pelaku usaha di sejumlah lokasi Pasar Ramadan yang tersebar di berbagai kelurahan. Inisiatif ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi warga selama bulan penuh berkah.
Di luar sektor perdagangan musiman, Kecamatan Balikpapan Utara juga mencatat kemajuan di sektor pertanian dan agrowisata. Seperti kebun melon “Sumber Berkah” yang berlokasi di kawasan Batu Ampar tidak hanya berhasil melakukan panen, tetapi juga telah menjadi destinasi wisata edukasi bagi masyarakat.
Sementara itu, di Kelurahan Karang Joang, tepatnya di KM 21, Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat aktif mengembangkan budidaya buah naga serta produksi olahan tepung mocaf (modified cassava flour) yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Potensi ekonomi kreatif turut berkembang pesat, salah satunya di wilayah KM 15. Di sana, masyarakat mengembangkan usaha kerajinan ecoprint yang memanfaatkan pewarna alami dari kayu ulin.
Inovasi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas masyarakat tidak hanya terbatas pada produksi pangan, tetapi juga merambah ke sektor industri kreatif yang berwawasan lingkungan. Dari sisi pariwisata, destinasi alam Tirta Wahana telah resmi beroperasi dan diharapkan menjadi ikon baru wisata berbasis lingkungan di wilayah utara Balikpapan.
Meski fokus pada penguatan ekonomi, pihaknya tetap memberikan perhatian serius pada aspek keamanan dan ketertiban. Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara terus memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif selama Ramadan.
“Balikpapan Utara saat ini merapatkan barisan bersama seluruh lurah dan unsur terkait untuk menjaga kondusivitas wilayah. Tantangan sosial seperti perang sarung hingga potensi tawuran harus diantisipasi sejak dini,” tegasnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, sinergi yang solid antara pemerintah, aparat, dan warga telah terbukti mampu menyelesaikan beberapa gangguan ketertiban dengan cepat dan kondusif.
Pascalebaran, Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara berencana memfokuskan program pada penguatan pertumbuhan ekonomi wilayah, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta perluasan kemitraan dengan berbagai lembaga dan organisasi masyarakat.
Kolaborasi erat antara pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi Balikpapan Utara untuk terus maju, produktif, dan tetap kondusif di masa mendatang. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)