Tangkapan layar momen saat Presiden Prabowo meresmikan RDMP Balikpapan. (foto: kanal YouTube @SekretariatPresiden)

IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Peresmian ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk para pekerja, aparat keamanan, pemerintah daerah, manajemen Pertamina, serta masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur.

Prabowo menyebut, peresmian ini sebagai peristiwa bersejarah, mengingat pembangunan serupa terakhir kali dilakukan pada tahun 1994.

Ia menegaskan bahwa kemandirian pangan dan energi merupakan pilar fundamental bagi kedaulatan sebuah negara.

Indonesia, yang dikaruniai sumber daya energi melimpah seperti batu bara, bio fuel, geothermal, dan potensi energi terbarukan, harus mampu memproduksi energinya sendiri.

“Sasaran kita, dalam 5-7 tahun ke depan, kita tidak perlu lagi mengimpor energi dari luar. Kita harus menuju ke sana,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti pentingnya tata kelola yang bersih di sektor energi, khususnya di Pertamina.

Ia mengakui adanya keluhan masyarakat mengenai praktik tidak sehat di tubuh perusahaan pelat merah tersebut di masa lalu.

“Ada oknum-oknum pintar tapi serakah yang mengatur impor dengan manipulasi harga untuk keuntungan pribadi, sehingga segelintir orang kaya raya di atas penderitaan rakyat,” ujarnya.

Oleh karena itu, sejak memimpin, ia menyatakan komitmen kuat untuk membersihkan Pertamina.

Prabowo memberi mandat kepada direksi yang baru untuk bertindak tegas, memberantas korupsi, dan mengelola dengan amanah.

“Saya kasih wewenang seluas-luasnya. Siapa yang dinilai tidak bagus, pecat. Jangan ragu-ragu. Demi bangsa dan rakyat, harus tega,” pesannya.

Presiden menekankan bahwa semangat nasionalisme dan patriotisme harus menjadi pendorong utama bagi seluruh jajaran Pertamina, terutama pemimpinnya. Ia mengingatkan bahwa pemimpin harus memberi teladan.

“Kalau pemimpinnya maling, anak buahnya tidak semangat,” tandasnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengamanatkan untuk melakukan pembersihan dan perbaikan di seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ia menegaskan bahwa pengelola BUMN harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan cinta tanah air.

Di momentum tersebut, ia turut menyampaikan optimisme terhadap berbagai proyek strategis ke depan, termasuk program waste to energy dan percepatan hilirisasi industri.

“Kita harus jadi bangsa yang percaya diri, bangga dengan prestasi sendiri, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri,” pungkasnya. (*)

By TJakra