IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Puskesmas Baru Ilir kembali menggelar Program Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi tenaga pendidik sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan preventif di wilayah kerja Kecamatan Balikpapan Barat pada Kamis (27/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di SDN 007 Balikpapan tersebut menargetkan deteksi dini risiko penyakit pada guru untuk menjaga produktivitas dan keberlangsungan proses pembelajaran.

Perawat pemegang Program PTM Puskesmas Baru Ilir, Yohana Yanti Tinna, menjelaskan bahwa pelaksanaan PTM untuk guru merupakan langkah strategis yang rutin dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit sejak dini.

“PTM hari ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman guru mengenai risiko penyakit tidak menular serta melakukan deteksi dini agar tidak sampai terjadi komplikasi yang lebih berat,” terangnya kepada media, Sabtu (29/11/2025).

Sebanyak 16 guru mengikuti pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan Gula Darah Sewaktu (GDS), asam urat, dan kolesterol, yang menjadi indikator awal penyakit kronis. Selain pemeriksaan, para peserta juga menerima edukasi kesehatan personal berdasarkan hasil masing-masing individu.

Yohana Yanti Tinna, menyebut bahwa program PTM menjadi salah satu upaya prioritas yang berfokus pada pencegahan untuk menjaga kesehatan masyarakat produktif.

“Mencegah jauh lebih efektif dibanding menangani penyakit ketika sudah berkembang,” ujarnya kepada IKNBISNIS.COM.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Baru Ilir juga menyediakan leaflet edukasi berisi informasi mengenai faktor risiko penyakit, pengaturan nutrisi, pola aktivitas fisik, serta contoh pilihan makanan sehat yang bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Pihak puskesmas menilai peran guru sangat penting sebagai agen edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.

“Guru adalah teladan utama bagi siswa. Jika guru sehat dan memahami risikonya, mereka dapat memberikan contoh langsung penerapan gaya hidup sehat di sekolah,” tutur Yohana Yanti Tinna.

Program PTM ini juga menjadi bagian dari upaya Puskesmas Baru Ilir memastikan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin.

Evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan meningkatnya minat guru dan tenaga pendidik untuk memeriksakan kesehatan secara berkala.

Puskesmas Baru Ilir berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan preventif sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan SDM.

“Kami berharap program PTM menjadi budaya sehat yang berkelanjutan di sekolah,” pungkas Yohana Yanti Tinna.

Pelaksanaan PTM di SDN 007 Balikpapan diharapkan dapat menjadi contoh implementasi layanan kesehatan preventif yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di wilayah Balikpapan. (*)

Penulis: Yandri Rinaldi