IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Puskesmas Baru Ilir menyatakan masih menghadapi kendala operasional dalam pelaksanaan screening Penyakit Tidak Menular (PTM), terutama terkait ketersediaan alat pemeriksaan. Walhasil, kondisi itu membuat petugas harus melakukan sejumlah penyesuaian agar kegiatan tetap berjalan.

Perawat Yohana Yanti menjelaskan bahwa salah satu kendala utama adalah keterbatasan stik kolesterol untuk pemeriksaan cepat.

“Untuk pemeriksaan kolesterol, stoknya terbatas. Jatah dari Dinas Kesehatan biasanya hanya untuk lansia. Sementara usia produktif tidak mendapat fasilitas pemeriksaan kolesterol, hanya gula,” urainya kepada media, Kamis (20/11/2025).

Akibat keterbatasan ini, petugas terkadang harus menggunakan jarum vena untuk mengambil sampel asam urat sementara pemeriksaan kolesterol dilakukan secara terbatas. Meski begitu, kegiatan tetap berjalan agar warga tetap mendapatkan pelayanan dasar.

Menurut Yohana, minimnya alat berdampak pada kepuasan warga yang mengikuti screening. Banyak warga lebih khawatir terhadap kolesterol dibanding gula darah, sehingga keterbatasan alat membuat sebagian dari mereka merasa pemeriksaan kurang lengkap.

“Malah banyak yang bilang lebih takut kolesterol. Jadi kalau tidak bisa diperiksa, mereka merasa kurang puas,” ungkapnya.

Di sisi lain, Yohana berharap fasilitas untuk pemeriksaan PTM dapat ditingkatkan. Ia menilai kegiatan screening sangat penting dan seharusnya dapat dilaksanakan lebih masif dengan dukungan alat yang memadai.

“Kalau alatnya lengkap, screening bisa lebih maksimal. Petugas juga lebih mudah menjangkau warga,” ujarnya kepada IKNBISNIS.COM.

Puskesmas Baru Ilir menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat sudah dilakukan secara rutin. Kendati begitu, tanpa dukungan fasilitas yang memadai dan kesadaran warga yang lebih tinggi, penanganan PTM tidak akan optimal.

“Kesadaran warga juga sangat penting. Kami harap antusiasme masyarakat semakin meningkat untuk pemeriksaan kesehatan,” tegas Yohana.

Dengan peningkatan fasilitas dan kesadaran masyarakat, ia optimistis screening PTM dapat memberikan dampak lebih besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Baru Ilir. (*)

Penulis: TJakra