IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Kelurahan Margo Mulyo memperkuat kualitas pengelolaan kegiatan masyarakat melalui pelatihan administrasi dan keorganisasian bagi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari agenda pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan lembaga masyarakat dalam mengelola program secara swakelola dan akuntabel.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Margo Mulyo, Fida, mengungkapkan bahwa kegiatan ini disusun untuk menjawab kebutuhan LKM dalam menjalankan peran mereka sebagai pelaksana berbagai kegiatan di lingkungan kelurahan.

“Pelatihan LKM itu melatih para KSM untuk belajar keorganisasian. Salah satunya mengetahui tata cara pengadministrasian atau SPJ ketika ada kegiatan,” terangnya saat diwawancara, Senin (17/11/2025).

Ia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir sebagian besar kegiatan kelurahan dilaksanakan dengan pola swakelola yang melibatkan LKM.

Pola tersebut, ujar Fida, mendorong untuk peningkatan kapasitas administrasi sehingga penyusunan laporan dan pertanggungjawaban dapat dilakukan lebih tertib, tepat waktu, dan sesuai ketentuan.

Pelatihan mencakup materi dasar pengelolaan organisasi, mekanisme kerja kelembagaan, prosedur administrasi, hingga teknik penyusunan dokumen laporan kegiatan.

Kemudian, peserta juga diperkenalkan pada standar pengisian SPJ dan dokumen pendukung, agar setiap kegiatan yang mereka jalankan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Karena kegiatan di Kelurahan Margo Mulyo kebanyakan dilakukan secara swakelola oleh LKM, makanya kita ngasih bekal ke mereka supaya ketika melakukan pertanggungjawaban, mereka sudah tahu ilmunya,” ucap Fida.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan kesempatan berdiskusi mengenai kendala yang sering muncul ketika menyusun administrasi kegiatan.

Ia mengungkapkan, fasilitator juga akan membantu memberikan penjelasan teknis dan contoh dokumen, sehingga peserta bisa memahami alur administrasi secara lebih utuh.

Pelatihan itu bukan hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan kapasitas kelembagaan. LKM dan KSM dianggap memiliki peran penting sebagai mitra kelurahan dalam pembangunan berbasis masyarakat.

Dengan meningkatnya kemampuan manajemen internal, kelompok ini diharapkan mampu menjalankan program secara lebih efektif dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, pelatihan administrasi menjadi bekal bagi KSM yang akan terlibat dalam program kelurahan lainnya pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya.

Fida menegaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kelurahan Margo Mulyo untuk mendorong peningkatan kualitas lembaga masyarakat sebagai pilar utama dalam pelaksanaan swakelola kegiatan.

Ia pun menekankan agar LKM dan KSM semakin siap melaksanakan berbagai program yang diberikan kepada mereka. Dengan kemampuan administrasi yang lebih baik, setiap kegiatan diharapkan berjalan lebih efisien dan memiliki pertanggungjawaban yang jelas serta tertib dokumen.

Kegiatan tersebut, bagi Fida, mendorong pemberdayaan masyarakat bukan sekadar dilakukan melalui peningkatan keterampilan ekonomi, namun juga melalui penguatan tata kelola lembaga yang membantu kelurahan menjalankan berbagai program pembangunan. (*)