
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengingatkan seluruh masyarakat, terutama nelayan maupun pemancing, untuk lebih waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang sedang terjadi akhir-akhir ini.
Imbauan ini disampaikan Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali yang menilai kondisi cuaca dan arah angin yang cukup berpengaruh terhadap ketinggian ombak di perairan Balikpapan.
Menurut Usman Ali, fenomena angin laut dari arah selatan yang terjadi, berpotensi meningkatkan intensitas gelombang. Ia meminta para nelayan serta pemancing untuk tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca tidak mendukung. Selain itu, bagi wisatawan yang berencana berlibur ke kawasan pantai yang membawa keluarga, terutama anak-anak, turut diminta agar selalu didampingi orang dewasa saat bermain atau bertamasya di area pantai.
“Kami tidak melarang masyarakat untuk menikmati pantai, tetapi kewaspadaan harus ditingkatkan. Jangan sampai anak-anak bermain terlalu dekat dengan bibir air karena risiko terseret ombak besar sangat nyata,” ujar Usman Ali saat ditemui, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan di lapangan, tinggi gelombang bisa mencapai sekitar dua meter. Meskipun masih dalam kategori sedang, angka tersebut dinilai cukup signifikan untuk membahayakan aktivitas di pesisir, terutama bagi perahu kecil dan pengunjung pantai yang kurang memperhatikan kondisi sekitar.
“Untuk saat ini, tinggi gelombang maksimum sekitar dua meter. Namun, besarannya sangat tergantung pada kecepatan angin. Jika angin kencang, ombak bisa meningkat sewaktu-waktu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Usman Ali menyoroti bahwa bulan Juli, Agustus, hingga September biasanya menjadi puncak musim gelombang besar di wilayah Balikpapan. Oleh karena itu, BPBD mengimbau seluruh pihak untuk terus memantau informasi cuaca dari BMKG serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
“Kami berharap masyarakat tidak mengabaikan peringatan dini. Keselamatan adalah yang utama. Jangan sampai euforia liburan berakhir dengan kejadian yang tidak diinginkan,” tutupnya.
BPBD Kota Balikpapan pun akan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan meningkatkan patroli di kawasan pantai guna memberikan edukasi serta peringatan langsung kepada pengunjung. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)