
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Pelabuhan Semayang Balikpapan telah menyatakan kesiapannya untuk menangani lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran 2026.
Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Operasional PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Prasetyadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan dalam acara sosial bertema “Pelindo Berbagi di bulan Ramadan 1447 Hijriah”, yang berlangsung di ruang serbaguna Pelindo Regional 4 Balikpapan, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama itu, turut dihadiri General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, Senior Manager Wilayah 4 Subholding PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Capt Al Abrar, Branch Manager Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Wahyudi, serta Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Enriany Muis.
Prasetyadi menegaskan bahwa semua fasilitas utama di terminal penumpang sudah dalam kondisi prima untuk melayani para pemudik.
“Kami sudah mengecek terminal penumpang, fasilitas parkir, dan fasilitas umum lainnya. Semua sudah siap.
Jadi kami selaku operator pelabuhan tinggal menerima dan melayani kapal serta penumpang yang datang maupun berangkat,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, mengatakan bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh untuk memberikan pelayanan yang tulus dan optimal bagi para pemudik.
Ia menambahkan Pelindo ingin menciptakan pengalaman layanan yang lebih hangat dan manusiawi bagi pengguna transportasi laut.
“Kami menganggap penumpang seperti orang tua atau saudara sendiri yang akan bepergian. Jadi harus diberikan pelayanan terbaik,” kata Suhadi.

Sebagai upaya peningkatan layanan, Pelindo Balikpapan menyediakan fasilitas air minum isi ulang serta makanan ringan bagi calon penumpang yang tiba lebih awal, terutama mereka yang datang dari luar kota dan harus menunggu lama di terminal.
Disamping itu, penataan ulang ruang tunggu di lantai dua telah dilakukan agar lebih luas dan nyaman, dengan merelokasi sejumlah pedagang dari area tersebut untuk memberikan ruang yang lebih lega bagi penumpang.
“Penataan rampung dan (efektif) digunakan saat Nataru (Natal dan Tahun Baru, Red) 2027,” jelasnya.
Untuk mendukung pemudik lebih lanjut, Pelindo Balikpapan juga memfasilitasi Posko Mudik yang dikoordinasikan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan.
Posko ini memudahkan akses informasi bagi pemudik, termasuk layanan pengaduan terkait pelayanan dan keamanan.
Di luar fokus pada mudik, Pelindo memanfaatkan momen Ramadan untuk berbagi bantuan kepada tenaga kerja bongkar muat (TKBM), anak yatim, dan warga di sekitar kawasan pelabuhan.
Prasetyadi menekankan bahwa dukungan dari masyarakat sekitar sangat penting bagi kelancaran operasional pelabuhan.
“Operasional pelabuhan tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat sekitar juga sangat penting,” tutupnya. (*)