IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Balikpapan akan menjadi tuan rumah Borneo Maritime Week pada tahun 2027. Ajang internasional ini diharapkan dapat mempertemukan para pelaku industri pelabuhan, pelayaran, dan logistik dari kawasan Asia Pasifik serta ASEAN dalam satu forum.

Kegiatan ini juga membuka peluang besar bagi Balikpapan untuk menarik investor asing dan memperkuat posisinya sebagai pusat maritim dan logistik di Indonesia Timur. Acara dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Januari 2027.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama Transport Events akan menjadi penyelenggara utama. Hal ini disampaikan General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, seusai menerima kunjungan panitia penyelenggara di kantornya, Selasa (31/3/2026).

“Borneo Maritime Week merupakan konferensi internasional yang membahas isu strategis seperti pengembangan pelabuhan, digitalisasi logistik, Supply Chain Global, dan investasi sektor maritim.

Selain konferensi digelar juga pameran perusahaan teknologi, logistik, dan peralatan pelabuhan. Termasuk Business Networking yang membuka peluang kerja sama lintas negara,” papar Suhadi.

Menurut Suhadi, lebih dari 300 peserta dari berbagai negara diperkirakan akan hadir, mulai dari operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, investor, hingga regulator. Ajang ini diharapkan dapat memperkuat peran Pelindo Regional 4 sebagai operator pelabuhan utama di Asia Tenggara sekaligus membuka berbagai peluang kolaborasi dengan pelaku industri maritim global.

“Pertama tentu karena posisinya yang strategis, dekat dengan jalur laut perdagangan internasional juga didukung konektivitas transportasi yang baik dengan adanya bandara internasional,” ujar Suhadi menjelaskan alasan pemilihan Balikpapan.

Kota ini, lanjut dia, berada di dekat Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, yang merupakan jalur pelayaran internasional penting. Selain itu, keberadaan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan semakin memudahkan mobilitas peserta.

Balikpapan juga dikenal sebagai gerbang logistik dan energi di Indonesia Timur, didukung infrastruktur pelabuhan yang terus berkembang serta fasilitas akomodasi yang memadai.

Sebagai bagian dari acara, Pelindo akan menyiapkan program kunjungan lapangan agar peserta dapat melihat langsung fasilitas pelabuhan dan terminal peti kemas, serta potensi pengembangan logistik di Balikpapan.

Suhadi mengungkapkan, saat ini persiapan masih terus dilakukan, termasuk pendataan hotel dan akomodasi. Sebagai referensi, Ia juga menambahkan bahwa Borneo Maritime Week 2026 akan digelar di Malaysia pada Juni mendatang, dan pelaksanaannya akan menjadi contoh bagi penyelenggaraan di Balikpapan. (*)