Regional Manager RO23 Biznet, Nurul Sari Ramadhani (kanan) bersama Branch Supervisor Biznet, Dahlan Idrus, saat memaparkan berbagai capaian dan perkembangan perusahaan dalam media gathering. (iknbisnis.com/TJ)

‎IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Provider internet Biznet merayakan usia ke-26 tahun dengan menegaskan komitmennya membangun infrastruktur digital yang andal untuk mendukung transformasi Indonesia. Perusahaan ini tidak hanya fokus memperluas jaringan, tetapi juga menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan, termasuk data center siap AI dan jaringan kabel laut.

Perkembangan teknologi yang cepat membuat kebutuhan akan infrastruktur digital semakin tinggi. Data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 menunjukkan 69 persen pekerja di Indonesia sudah memanfaatkan AI dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, penetrasi internet nasional mencapai 81,72 persen pada 2026 menurut survei APJII. Menyikapi kondisi ini, Biznet mengoperasikan Biznet AI Center di Bali, data center AI-ready pertama milik perusahaan.

Fasilitas ini dilengkapi kapasitas listrik tinggi hingga 145 kW per rak, sistem pendingin cairan (liquid cooling), serta laboratorium pengembangan AI. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung komputasi intensif dan pertumbuhan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia.

President Director Biznet, Adi Kusma, menjelaskan bahwa kebutuhan digital saat ini sudah jauh melampaui sekadar konektivitas.
‎
‎“Kami memahami bahwa masyarakat digital memerlukan kapasitas besar untuk komputasi dan pengolahan data guna mendukung implementasi AI yang sedang berkembang,” ujarnya, Kamis (8/10/2026).

Selain data center, Biznet terus memperkuat konektivitas antar pulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS), jaringan kabel fiber optik bawah laut yang dibangun dan dioperasikan sendiri sejak 2024. Saat ini perusahaan tengah menyiapkan BNCS-2 yang akan menghubungkan Surabaya (Jawa), Banjarmasin (Kalimantan), Sumenep (Madura), dan Buleleng (Bali). Jaringan baru ini diharapkan meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan di wilayah tersebut.

“Membangun jaringan bukan hanya soal menghubungkan titik-titik wilayah. Infrastruktur seperti BNCS diharapkan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih optimal sekaligus membuka peluang di era digital,” tambah Adi.

Hingga kini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota/kabupaten di Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Perusahaan mengklaim memiliki lebih dari 3 juta homepass dan didukung lebih dari 300 kantor cabang.

Komitmen mengurangi kesenjangan digital juga diwujudkan lewat program CSR. Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar titik pendaratan kabel laut (MarinePOP) di Kabupaten Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.
‎
‎“Konektivitas bukan sekadar akses internet, melainkan kesempatan untuk belajar, bekerja, dan berkembang,” kata Adi.

Di sisi pengalaman pelanggan, aplikasi MyBiznet terus dikembangkan dengan integrasi AI agar layanan menjadi lebih cepat, responsif, dan personal.

Sebagai apresiasi di momen ulang tahun ke-26, Biznet menggelar program Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Metronet. Hadiahnya beragam, mulai dari merchandise, Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher menginap di Rimba by AYANA Bali, MacBook, hingga emas batangan 10 gram, 25 gram, dan 100 gram. Khusus Oktober 2026, pelanggan Biznet Home juga mendapatkan peningkatan bandwidth 100 Mbps selama sebulan tanpa biaya tambahan.

‎Menutup pernyataannya, Adi menekankan bahwa 26 tahun perjalanan Biznet bukan hanya tentang pencapaian masa lalu, melainkan tentang investasi berkelanjutan pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan.
‎
‎“Kami akan terus mendukung Indonesia agar semakin terhubung,” tegasnya. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *