
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) Taman Bekapai yang diluncurkan pada Juni 2025 lalu telah menunjukkan hasil yang positif, serta capaian progresif dan terukur yang menggembirakan.
Sebagai informasi, Zona KHAS merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia (BI), Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, dan Kementerian Agama Kota Balikpapan, serta BPD Kaltimtara Syariah.
Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan jaminan kehalalan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Langkah strategis ini juga merupakan upaya untuk mendukung penguatan citra kota Balikpapan sebagai destinasi wisata kuliner yang ramah muslim, berkualitas dan berdaya saing,” ujar Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi dalam siaran pers yang disampaikan, Senin (22/12/2025).
Dalam proses perjalanannya, seluruh pihak terkait terus bahu membahu untuk memastikan progres realisasi pengelolaan Zona KHAS Taman Bekapai berjalan sesuai dengan target yang diharapkan.
Baik dari sisi akses sertifikasi halal bagi UMKM kuliner yang berusaha di Bekapai Food Space, kelengkapan dukungan sarana dan prasarana untuk mendukung dan menjamin kualitas Taman Bekapai, maupun pengelolaan lingkungan dan kebersihannya.
Berbagai kerja nyata yang terus dilakukan memberikan hasil dan bukti nyata terhadap hasil yang signifikan dan positif dalam pencapaian Zona KHAS Taman Bekapai.
Dari total 34 pelaku usaha makanan dan minuman yang beroperasi di Bekapai Food Space, sebanyak 15 pelaku usaha telah memperoleh sertifikat halal, 11 pelaku usaha telah menyelesaikan proses pendampingan dan saat ini berada dalam tahap penerbitan sertifikasi halal, sementara sisanya masih dalam proses pengajuan.
Lebih lanjut, pendampingan sertifikasi halal juga telah dilakukan kepada 18 pedagang asongan yang selama ini berusaha di dalam kawasan Bekapai Food Space. Langkah nyata ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekosistem halal yang lebih inklusif.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kawasan Zona KHAS, OPD teknis Kota Balikpapan juga terlibat secara langsung dalam mendukung penguatan dan peningkatan kualitas layanan destinasi wisata kuliner Kota Balikpapan.
Ini terbukti dari penyediaan tempat sampah, perbaikan air mancur, penguatan pengelolaan, serta berbagai upaya untuk memperindah Taman Bekapai, serta aktivitasi berbagai kegiatan olahraga dan hiburan.
Untuk mengapresiasi berbagai capaian dan hasil positif yang telah diraih oleh Taman Bekapai, khususnya dalam pengelolaan sebagai kawasan Zona KHAS, BI bersinergi dengan Pemkot Balikpapan dan Kementerian Agama menyelenggarakan apresiasi terhadap realisasi pencapaian positif implementasi zona KHAS Taman Bekapai.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat (19/12/2025) di wilayah Bekapai Food Space ini merupakan wujud penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam rangka mendorong pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta peningkatan kualitas dan daya saing destinasi wisata kuliner.
Di momentum tersebut, BI memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana bagi para UMKM kuliner makan minum yang berusaha di Bekapai Food Space.
Fasilitas yang diberikan berupa meja dan kursi yang seragam berjumlah 102 meja dan 612 kursi untuk 34 UMKM yang berusaha di Bekapai Food Space.
Selain itu, BPD Kaltimtara Syariah juga melakukan penyerahan simbolis dukungan berupa landmark Zona KHAS.
“Implementasi Zona KHAS merupakan bagian dari komitmen BI dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Zona KHAS tidak hanya berfokus pada fasilitasi sertifikasi halal, namun juga mencakup peningkatan kualitas produk kuliner, penataan kawasan, serta penguatan kapasitas pelaku UMKM agar dapat tumbuh secara berkelanjutan dan berdaya saing,” kata Robi.
Pada kesempatan itu, ia turut mengapresiasi dukungan dan peran aktif Pemerintah Kota Balikpapan, Kementerian Agama, BPD Kaltimtara Syariah, serta OPD terkait, pengelola kawasan, serta para pelaku UMKM dalam menyukseskan implementasi Zona KHAS di Taman Bekapai.
Rangkaian kegiatan apresiasi kemudian ditutup dengan kunjungan bersama ke prasasti Zona KHAS sebagai simbol komitmen Bersama dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo turut memberikan apresiasi kepada KPw BI Balikpapan atas inisiasi, sinergi, dan komitmen nyata dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Balikpapan.
“Taman Bekapai sebagai aset dan ikon Kota Balikpapan mendapatkan manfaat yang positif melalui implementasi Zona KHAS ini. Upaya ini merupakan langkah nyata pembangunan ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada nilai kehalalan, keamanan, kesehatan, dan keberlanjutan,” ucap Bagus.
Ia menilai, penerapan Zona KHAS selaras dengan upaya Pemkot Balikpapan dalam mendorong UMKM naik kelas, meningkatkan kepercayaan masyarakat dan wisatawan, serta memperkuat fungsi Taman Bekapai sebagai aset dan ikon kota, sekaligus sentra aktivitas public dan ekonomi kreatif.