
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Balikpapan menggelar acara buka puasa bersama dengan para agen dan ekspedisi, yang berlangsung di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Sabtu, (21/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 23 agen dan 13 ekspedisi. Selain itu, DLU juga mengundang kurang lebih 30 anak dari panti asuhan untuk ikut berbuka puasa bersama.
Manager PT DLU Balikpapan, Muhammad Saleh, SE, mengatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan 50 tahun usia perusahaan yang jatuh pada 15 Februari 2026.
“Kami berusaha untuk menampilkan hal yang berbeda untuk kegiatan buka puasa bersama ini.
Dan momen ini juga kita gunakan sebagai ajang untuk berkoordinasi dengan mitra-mitra kerja kami dalam rangka menghadapi angkutan lebaran yang sebentar lagi tiba,” ujarnya, ditemui disela-sela kegiatan.
Muhammad Saleh menjelaskan, fokus utama DLU di tahun 2026 adalah peningkatan aspek keselamatan dalam operasional kapal. Meski program keselamatan sudah dijalankan di tahun-tahun sebelumnya, kali ini pihaknya ingin melihat hasil dan progres yang lebih nyata dari semua inisiatif tersebut.
Untuk menyambut musim mudik Lebaran, DLU Cabang Balikpapan mengoperasikan empat kapal yang melayani tiga lintasan utama, yakni Balikpapan-Surabaya PP (menggunakan dua kapal), Balikpapan-Parepare (satu kapal), dan Balikpapan-Palu (satu kapal).

Jumlah armada tersebut sama dengan tahun sebelumnya, tetapi DLU berupaya merapatkan jadwal dengan mengurangi waktu sandar di pelabuhan agar frekuensi pemberangkatan bisa bertambah, misalnya dari seminggu tiga kali menjadi empat kali untuk rute Parepare.
“Kami juga sedang mempersiapkan mudik gratis bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu untuk sekitar 280 orang. Saat ini masih melengkapi data, sasaran, serta syarat-syarat yang diperlukan,” tambah Muhammad Saleh.
Dari sisi penumpang, lanjut dia, DLU akan terus mengedukasi pemudik agar lebih tertib, terutama saat proses muat dan bongkar barang di kapal yang ramai. Mereka diminta mengikuti arahan petugas agar situasi tetap terkendali dan aman.
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, DLU mengajukan dispensasi tambahan kapasitas hingga 30 persen seperti tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya diterbitkan sekitar H-15 Lebaran.
Selain itu, perusahaan memberikan stimulus potongan harga hingga 20 persen untuk tiket penumpang dan kendaraan pada minggu pertama puasa (dari puasa pertama hingga ketujuh). Tujuannya mendorong pemudik berangkat lebih awal agar arus mudik lebih merata dan tidak terlalu padat menjelang puncak Lebaran.
Muhammad Saleh juga menyebutkan, saat ini lonjakan penumpang belum terlalu signifikan dibanding tahun lalu, karena aktivitas di IKN cenderung lebih landai.
“Harapan kami dengan langkah-langkah ini, para penumpang tidak terlalu berdesak-desakan, sehingga mereka juga bisa lebih nyaman dan perjalanan berjalan lancar,” tutupnya. (*)