IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan perempuan terus diperkuat Puskesmas Baru Tengah.

Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan USG untuk ibu hamil dan USG kanker payudara, yang kini menjadi fasilitas penting dalam deteksi dini dan pemantauan kesehatan masyarakat.

Dokter Puskesmas Baru Tengah, dr. Rahma, menyebut layanan USG kehamilan bertujuan memastikan janin berkembang normal serta mengantisipasi kemungkinan komplikasi sejak awal.

Menurutnya, antusiasme masyarakat semakin meningkat karena manfaatnya langsung dirasakan oleh ibu hamil.

“USG dilakukan untuk memantau kesehatan janin dan mendeteksi gangguan sejak awal. Antusiasme warga cukup tinggi, karena pemeriksaan ini membantu memastikan kehamilan berjalan normal,” jelasnya, Sabtu (29/11/2025).

Selain USG kehamilan, Puskesmas Baru Tengah juga menyediakan USG kanker payudara, yang berfungsi membantu deteksi dini terutama pada perempuan dengan jaringan payudara padat.

“USG payudara dapat membedakan antara kista dan tumor sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujar dr. Rahma.

Dr. Rahma menuturkan bahwa prosedur USG kehamilan dan payudara memiliki perbedaan pada teknik dan peralatan.

USG kehamilan menggunakan transduser abdominal, sementara USG payudara menggunakan alat dengan teknologi lebih detail untuk membaca struktur jaringan payudara.

Alur pelayanan USG di Puskesmas Baru Tengah dilakukan mulai dari pendaftaran di loket dengan membawa berkas identitas seperti KTP, KK, BPJS (jika ada), dan Buku KIA.

Adapun, pemeriksaan antenatal dilakukan oleh bidan, dan pada kunjungan pertama trimester 1 dan trimester 3 ibu hamil akan dijadwalkan menjalani USG, dilanjutkan konsultasi dokter.

Hasil pemeriksaan langsung diberikan kepada pasien, dan bila ditemukan indikasi risiko, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan oleh dokter spesialis.

Mayoritas hasil pemeriksaan menunjukkan kehamilan normal, namun alat USG juga kerap membantu mendeteksi kelainan pada janin sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Jika ada temuan abnormalitas, pasien langsung kami rujuk ke fasilitas rujukan spesialistik,” ungkapnya.

Salah satu kendala yang masih dihadapi adalah kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terkait pentingnya USG sejak awal kehamilan.

Oleh sebab itu, Puskesmas Baru Tengah menargetkan peningkatan edukasi dan perluasan akses layanan.

“Kami akan memperkuat sosialisasi dan meningkatkan kualitas layanan agar manfaat deteksi dini semakin dirasakan masyarakat,” tutupnya.

Dengan adanya layanan USG kehamilan dan USG kanker payudara, Puskesmas Baru Tengah menegaskan komitmennya dalam melindungi kesehatan perempuan melalui pelayanan preventif yang mudah dijangkau dan berbasis deteksi dini. (*)

Penulis: Yandri Rinaldi