(foto: Humas Otorita IKN)

IKNBISNIS.COM, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam menarik investasi swasta. Pada Senin (16/3/2026), OIKN menandatangani tiga perjanjian kerja sama baru serta dua adendum perjanjian dengan sejumlah pelaku usaha. Total nilai investasi dari ketiga perjanjian baru tersebut mencapai sekitar Rp1,275 triliun.

Penandatanganan dilakukan di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Nusantara. Adapun, ketiga perusahaan yang terlibat yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara. Kerja sama ini difokuskan untuk mengembangkan hunian serta berbagai fasilitas pendukung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, termasuk apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, dan sport center.

Sementara itu, dua adendum perjanjian kerja sama ditandatangani bersama PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia. Adendum ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi atas komitmen para investor, dalam membangun investasi di IKN.

“Kami sampaikan, bahwa disini kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran. Apalagi, dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang akan beroperasi tahun ini.

Kalau sudah melihat, mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi crowd kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028,” ujarnya dalam siaran pers yang di terima, Selasa (17/3/2026).

Basuki menambahkan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi pelaku usaha untuk berinvestasi di Nusantara. OIKN berkomitmen memberikan dukungan penuh, termasuk kemudahan perizinan dan percepatan proses pembangunan.

“Kami akan mendukung apapun yang dibutuhkan. Tidak perlu takut terkait proses perizinan, apalagi izin mendirikan bangunan. Insyaallah, akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi bapak ibu sekalian yang melakukan investasi disini (Ibu Kota Nusantara). Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara,” tegasnya.

Salah satu investor yang menonjol adalah PT Starbright International Investment, yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. Perusahaan ini akan menggarap proyek apartemen suite, restoran, ritel, serta kawasan perkantoran, dengan rencana pembangunan dimulai pada kuartal II 2027.

PT Hauptstadt Indonesia Borneo berencana membangun kafe bertema pesawat terbang lengkap dengan konsep lounge and mini sport, yang dijadwalkan mulai dibangun pada kuartal III 2026. Sementara PT Oceans Resto Nusantara, restoran seafood terkemuka dari Balikpapan, akan memulai perencanaan pembangunan restorannya pada kuartal II 2026.

Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyatakan optimisme tinggi terhadap proyek ini.

“Sebagai Presiden pendiri Kamar Dagang untuk Hainan, kami akan secara aktif mempromosikan proyek investasi di Ibu Kota Nusantara untuk menarik lebih banyak investor dan memulai bisnis disini.

Kami bersyukur dan merasa terhormat mendapat kesempatan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami optimis dengan adanya Ibu Kota Nusantara ini, yang akan menjadi kota terindah di dunia,” katanya.

Penandatanganan ini semakin memperkuat sinyal positif bahwa IKN menjadi destinasi investasi menjanjikan. Dengan dukungan pemerintah yang transparan dan kepastian hukum, peluang bisnis di berbagai sektor strategis terus terbuka lebar bagi para pelaku usaha. Pembangunan ekosistem perkotaan di Nusantara diharapkan semakin hidup menuju target 2028. (*)

By TJakra