
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Komunitas Halte Sedekah Balikpapan menggelar pertemuan rutin bersama para kader di lingkungan RT 87 Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Jum’at (30/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, Anggota DPRD Kaltim, H La Ode Nasir, Ketua Halte Sedekah Balikpapan, Hj Iim, serta para kader Halte Sedekah Balikpapan.
Ketua Halte Sedekah, Hj Iim yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kota Balikpapan mengatakan bahwa pertemuan rutin ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan solidaritas antarkader.
Dalam kegiatan tersebut, para kader diajak berdiskusi, mengikuti senam bersama, serta sarapan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan.
“Kami kumpulkan para kader sebagai penguatan bersama bahwa kita banyak punya teman yang sama-sama mau peduli. Jadi kita mengundang kader pagi ini untuk saling menguatkan, kita sarapan bareng. Tadi juga sebelum memulai acara kita lakukan senam terlebih dahulu,” kata Iim.
Sebagai informasi, Komunitas Halte Sedekah Balikpapan berjalan dibawah manajemen La Ode Nasir Center (LNC) Balikpapan.
Dengan konsep menaruh semampunya dan mengambil secukupnya, Halte Sedekah menjadi jembatan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk bersedekah dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Sedekah yang dapat diberikan di halte sedekah pun beragam dan tidak terbatas pada bahan makanan seperti beras ataupun sayur mayur. Pakaian ataupun kebutuhan lainnya juga dapat ditaruh di halte sedekah.
Iim mengakui, perjalanan pengembangan Halte Sedekah Balikpapan tidak selalu berjalan mulus. Pada tahap awal, partisipasi masyarakat masih sangat terbatas.
“Awal-awal hanya ada tiga RT saja yang mau menjalankan halte sedekah, tapi sekarang sudah ada sekitar 120 lebih,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iim menuturkan bahwa penambahan halte sedekah akan terus dilakukan. Namun, Sosialisasi pembentukan baru Halte Sedekah ke RT akan dihentikan sementara menjelang bulan ramadan.
“Biasanya sebelum buka halte sedekah yang baru kita berikan sosialisasi kepada RT, menjelaskan bagaimana halte itu. Saat awal buka kami sediakan haltenya, tapi setelah itu kita lepas sambil di pantau,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua LNC Balikpapan, H La Ode Nasir menegaskan bahwa pengembangan Halte Sedekah akan terus diupayakan secara berkelanjutan.
Ia menilai kehadiran Halte Sedekah di Balikpapan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Karenanya, Ia menargetkan pengembangan Halte Sedekah hingga menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Balikpapan.
“InsyaAllah target saya, kita harus memiliki seribu Halte Sedekah,” sebutnya.
Ia mengaku bangga sekaligus terharu melihat antusiasme dan penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.
“Jujur, saya merasa bangga dan terharu karena ternyata Halte Sedekah yang kita jalankan dapat diterima oleh masyarakat. Semoga keberadaannya selalu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Balikpapan,” tambah La Ode Nasir.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menyampaikan apresiasi atas kepada Iim dan La Ode Nasir yang telah menghadirkan Halte Sedekah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menilai, inisiatif yang dijalankan Halte Sedekah Balikpapan menjadi bentuk kepedulian berkelanjutan yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pak Nasir dan Bu Iim. Ini adalah bentuk tindak lanjut nyata dari kepedulian yang terus diwujudkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya.
Kehadiran Halte Sedekah di berbagai wilayah Kota Balikpapan ke depan diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat solidaritas sosial, serta dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. (*)