IKNBISNIS.COM, Balikpapan – Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kapal laut diprediksi meningkat tajam. Hal ini berpotensi menyebabkan keterbatasan tiket karena PT PELNI (Persero) tetap menerapkan kuota penumpang sesuai regulasi keselamatan pelayaran.

Oleh karena itu, PT PELNI Cabang Balikpapan mengimbau masyarakat yang berencana mudik atau bepergian melalui jalur laut untuk segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket sejak dini.

Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menekankan bahwa pembatasan kuota penumpang dilakukan demi menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan semua penumpang.

“Kami mengingatkan kembali kepada seluruh pelanggan PELNI agar membeli tiket jauh-jauh hari. Jumlah seat dan kuota penumpang terbatas. Jika pembelian dilakukan secara mendadak, besar kemungkinan tiket tidak tersedia karena kami berpedoman pada aturan dan regulasi terkait keselamatan pelayaran, serta kenyamanan dan keamanan penumpang,” papar Ridwan.

Selain itu, Ridwan juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari jasa perantara atau oknum yang mengatasnamakan pihak tertentu dalam pembelian tiket.

“Apabila terdapat oknum yang mengatasnamakan membantu calon penumpang untuk membeli tiket dengan harga tertentu, hal tersebut justru akan merugikan pelanggan PELNI sendiri. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi,” tegasnya.

Untuk memudahkan masyarakat, PELNI menyediakan berbagai kanal penjualan tiket resmi, termasuk Aplikasi PELNI Mobile serta channel online lainnya.

“Pembelian tiket melalui aplikasi PELNI Mobile dan kanal resmi lainnya lebih nyaman, aman, dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh tiket,” tambah Ridwan.

Tingginya antusiasme masyarakat pada angkutan laut periode Nataru kali ini juga didukung oleh program stimulus diskon tiket dari Kementerian Perhubungan, yang bertujuan meringankan biaya perjalanan dan meningkatkan aksesibilitas transportasi laut.

Dalam penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Kementerian Perhubungan menetapkan empat prioritas utama, diantaranya keselamatan sebagai fokus tertinggi, sinergi lintas pemangku kepentingan, perhatian terhadap detail operasional, serta antisipasi terhadap cuaca ekstrem dengan skenario respons cepat.

Sejalan dengan itu, PELNI Cabang Balikpapan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keamanan layanan angkutan laut selama periode Nataru.

PT PELNI mengajak seluruh calon penumpang untuk menjadi pengguna jasa yang bijak dengan merencanakan perjalanan lebih awal, membeli tiket melalui kanal resmi, serta turut mendukung keselamatan dan kenyamanan bersama selama pelayaran. (*)

By TJakra