IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang II Tahun 2025/2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-129 kota Balikpapan, Senin (9/2/2026).

Ketua DPRD Kota Balikpapan, H. Alwi Al Qadri yang memimpin sidang, mengapresiasi berbagai prestasi yang berhasil diraih Balikpapan dalam setahun terakhir, seperti peringkat kedua nasional Sertami Award 2025 untuk pengelolaan sampah, realisasi penyaluran TKD terbaik dalam 047 Treasury Award, penghargaan kota dengan tata kelola pemerintahan terbaik, serta prestasi di bidang pendidikan dengan perolehan penghargaan Adiwiyata.

“Atas nama DPRD, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Prestasi ini adalah bukti nyata untuk terus berinovasi dan bekerja keras memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Alwi.

Peringatan HUT ke-129 tahun 2026 ini mengusung tema “Harmoni Menuju Kota Global”. Menurutnya, tema ini mencerminkan keselarasan antara pembangunan modern, kemajuan infrastruktur, dan pelestarian lingkungan, dengan tetap berakar pada nilai-nilai Madinatul Iman. Ia menekankan bahwa harmoni dalam keberagaman telah menjadi fondasi dan kekuatan kota ini.

“Balikpapan kini bukan sekadar kota di pesisir Kalimantan Timur, tetapi telah menjadi beranda Ibu Kota Nusantara. Mata dunia tertuju pada kita,” tegasnya.

Untuk itu, Alwi mengajak seluruh elemen masyarakat terus mempererat sinergi untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dihuni.

Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., yang turut memberikan sambutan, menyatakan bahwa usia 129 tahun menandai transformasi kota ini menjadi lokomotif ekonomi baru, seiring dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara dan posisinya sebagai pusat pengelolaan minyak terbesar.

“Melalui tema harmoni menuju kota global, kita mendeklarasikan bahwa kemajuan pembangunan tidak boleh meninggalkan harmoni, baik dalam kerukunan sosial maupun kelestarian alam,” ucap Rahmad Mas’ud.

Ia juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan prioritas berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), di antaranya:

  1. Transformasi Birokrasi: Peningkatan kualitas layanan publik seperti Mal Pelayanan Publik dan penyediaan 362 titik WiFi gratis di ruang publik.
  2. Pelayanan Kesehatan: Subsidi iuran BPJS bagi sekitar 208.406 jiwa dengan anggaran Rp 99,6 miliar, serta peresmian Puskesmas Gunung Bahagia.
  3. Pendidikan: Pembangunan unit sekolah baru di Balikpapan Timur, pemberian beasiswa untuk guru dan peserta didik, serta subsidi SPP untuk siswa sekolah swasta.
  4. Penanganan Stunting: Intervensi gizi untuk 7.133 bayi, balita dan 399 ibu hamil.
  5. Air Bersih dan Penanganan Banjir: Pembangunan infrastruktur air baku seperti Embung Aji Raden dan normalisasi bendungan, serta pengerukan kolam retensi Ampal Hulu yang berkapasitas 200 ribu meter kubik.
  6. Lingkungan Hidup: Penanganan kawasan kumuh dan pembangunan fasilitas pengelolaan sampah modern (Material Recovery Facility).
  7. Pariwisata dan Kebudayaan: Keberhasilan menjadi tuan rumah berbagai even bergengsi dan prestasi desa wisata.
  8. Inovasi: Peningkatan Indeks Inovasi Daerah menjadi 60,92 persen.
  9. Kota Layak Anak: Berbagai upaya untuk mempertahankan predikat Kota Ramah Anak kategori utama.

Wali Kota juga melaporkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Balikpapan tahun 2025 mencapai 83,23 persen, angka kemiskinan turun menjadi 1,97 persen (terendah kedua nasional), dan pertumbuhan ekonomi tumbuh signifikan sebesar 9,32 persen pada triwulan III-2025.

Di akhir pidatonya, Rahmad Mas’ud memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan dan menyatakan komitmen untuk terus bekerja sama dengan semua pihak.

“Kami membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mewujudkan harmoni pembangunan,” pungkasnya.

Rapat paripurna ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah kota dan DPRD untuk mengawal Balikpapan menuju kota global yang sejahtera, harmonis, dan berdaya saing. (*)

By TJakra