
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Puskesmas Baru Ilir telah menyelesaikan kegiatan Penjaringan Kesehatan Siswa di sekolah-sekolah wilayah kerja Baru Ilir tahun 2025.
Program tersebut dilakukan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan pada anak usia sekolah dan memastikan kondisi kesehatan peserta didik sebelum mengganggu proses belajar.
Hasil penjaringan pada tahun ini mencatat total 736 siswa di tingkat sekolah dasar telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan mencakup pemeriksaan fisik umum, pengukuran tinggi dan berat badan, kesehatan gigi dan mulut, penglihatan, serta pendengaran.
“Total siswa yang kita jaring kesehatannya tahun ini sebanyak 736 siswa,” kata Devi, Perawat Pemegang Program Puskesmas Baru Ilir, Minggu (30/11/2025).
Dari hasil pemeriksaan, masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan adalah gangguan pada kesehatan gigi. “Paling banyak temuan pada gigi,” jelasnya.
Pemeriksaan juga menemukan kasus gangguan penglihatan yang memerlukan tindak lanjut medis.
“Ada, yang membutuhkan rujukan itu terkait penglihatan minus,” ungkap Devi.
Meski terdapat siswa yang memerlukan perhatian khusus terkait kesehatan, Devi menegaskan tidak ada sekolah yang memiliki jumlah temuan paling signifikan dibanding lainnya.
“Tidak ada,” jawabnya saat ditanya mengenai sekolah dengan temuan masalah kesehatan terbanyak.
Adapun, tindak lanjut untuk siswa yang membutuhkan penanganan lebih intensif dilakukan melalui sistem rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
“Jika harus mendapatkan perawatan yang lebih, kita anjurkan atau di rujuk ke rumah sakit,” ujarnya.
Respons sekolah dan orang tua dinilai cukup baik. Guru turut membantu penyampaian hasil pemeriksaan kepada wali murid.
“Guru langsung memberitahu kepada orang tua siswa, baik langsung maupun melalui grup wali murid,” tuturnya.
Selain itu, hasil penjaringan kini juga dapat diperoleh melalui aplikasi layanan kesehatan.
“Melalui aplikasi CKG, saat ini bisa mendapatkan laporan hasil ke nomor orang tua murid, asal sudah mendaftarkan,” sebut Devi.
Penjaringan kesehatan merupakan program rutin yang dilakukan setiap tahun untuk mendukung pembinaan kesehatan anak sekolah, mendeteksi risiko penyakit, dan melakukan intervensi sejak dini.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk upaya promotif dan preventif di fasilitas layanan dasar melalui pemantauan kesehatan anak sekolah secara berkesinambungan.
Dengan pelaksanaan penjaringan kesehatan ini, Puskesmas Baru Ilir berharap anak-anak dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih optimal dan mengurangi risiko masalah kesehatan jangka panjang.
Kegiatan akan dilanjutkan dengan pemantauan bagi anak-anak yang memerlukan perawatan lanjutan sesuai rekomendasi medis. (*)