IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Kegiatan screening kesehatan yang dilaksanakan Puskesmas Margasari di Pasar Impres Kebun Sayur dan Pasar Pendansari pada Sabtu (29/11/2025) menemukan bahwa banyak pedagang pasar mengalami gangguan kesehatan terkait metabolik, terutama kolesterol.

Temuan tersebut muncul dari hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan cek kesehatan gratis dan Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) untuk pedagang pasar.

“Sementara ini kebanyakan pedagang pasar kolesterolnya tinggi. Selain kolesterol, ada juga temuan asam urat,” ujar Kasriah, Perawat Puskesmas Margasari yang terlibat dalam kegiatan ini.

Ia menjelaskan bahwa pola hidup dan aktivitas fisik menjadi faktor yang mungkin memengaruhi kondisi tersebut.

“Mungkin karena kurangnya aktivitas fisik dan juga mungkin makanan, pola hidup ya,” tutur Kasriah saat ditemui.

Ia menegaskan bahwa kegiatan screening ini memiliki manfaat penting bagi upaya deteksi dini masalah kesehatan pada masyarakat pekerja, khususnya pedagang pasar yang setiap hari menjalankan aktivitas dengan intensitas tinggi.

“Dengan adanya cek kesehatan gratis ini, pertama kita lebih mendeteksi dini adanya penyakit pada pedagang pasar dan juga warga sekitar Puskesmas Margasari,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan mengenai pendeteksian lebih cepat dapat membantu pencegahan penyakit lebih berat di kemudian hari.

“Dengan screening ini kita lebih cepat tanggap dan lebih waspada,” sebut Kasriah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperiksa melalui rangkaian tes meliputi tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, telinga, gigi dan mulut, tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium kolesterol, asam urat, dan gula darah.

Hasil screening kemudian direkap dan akan ditindaklanjuti apabila ditemukan peserta yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Kasriah juga menyampaikan edukasi penting mengenai perbedaan aktivitas fisik dan olahraga, yang selama ini sering dianggap sama.

“Kalau aktivitas fisik kita bergerak, tapi kalau olahraga ada pemanasan, ada pendinginan, dan ada intinya. Jadi memang betul-betul beda,” jelasnya.

Ia memberikan imbauan langsung tentang langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat.

“Pesan-pesannya, rutin memeriksa kesehatan setidaknya tiga bulan sekali, olahraga cukup 30 menit per hari, minum air putih yang cukup, dan mengelola stres,” ungkap Kasriah.

Sebagai upaya lanjutan, Puskesmas Margasari biasanya juga melakukan kegiatan edukasi kesehatan dan olahraga bersama melalui program Posbindu dan kerja sama dengan perusahaan di wilayah Margasari.

“Kita dulu ada Posbindu, kerjasama dengan perusahaan-perusahaan seperti Serai Pertamina, biasanya dirangkai dengan senam bersama,” tuturnya.

Kegiatan screening kesehatan bagi pedagang pasar dijadwalkan dilaksanakan rutin setiap tahun sebagai komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pekerja di wilayah Balikpapan Barat. (*)

Untuk informasi lebih lanjut terkait kegiatan maupun update Puskesmas Margasari, masyarakat dapat mengunjungi dan mengikuti akun Instagram resmi di @promkes_pkmmargasari

Penulis: TJakra