
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan, CI Ratih Kusuma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, baik atlet maupun pelatih yang telah berperan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur (Kaltim).
Ajang yang resmi berakhir di Penajam Paser Utara (PPU) itu menjadi panggung pembuktian kekuatan pembinaan atlet usia dini kota Beriman.
Kota Balikpapan tampil sebagai Juara Umum setelah mengoleksi 174 medali, terdiri atas 59 emas, 57 perak, dan 58 perunggu.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan Balikpapan sebagai pusat pembinaan atlet pelajar terbesar di Kaltim, sebuah modal penting untuk memastikan regenerasi atlet menuju perhelatan nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dalam kesempatan itu, Ratih Kusuma menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kota Balikpapan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta seluruh jajaran yang terlibat sejak masa persiapan hingga pelaksanaan POPDA.
“Kepada seluruh cabang olahraga, ketua dan pengurus, serta jajaran pelatih dan atlet yang telah berjuang saya juga sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan, sehingga kota Balikpapan meraih juara umum di POPDA Kaltim,” kata Ratih, Jum’at (28/11/2025).
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari rangkaian persiapan komprehensif.
Mulai dari proses seleksi atlet di tiap cabang olahraga, asistensi penentuan kuota atlet, hingga pelatihan intensif yang disertai penguatan motivasi bagi atlet dan pelatih.
Tak kalah penting, dukungan logistik seperti penyediaan perlengkapan kontingen, koordinasi akomodasi, transportasi, hingga fasilitas pendukung lainnya juga dipersiapkan secara matang.
“Keseluruhan proses tersebut yang menjadikan kami dapat meraih juara umum di Pekan Olahraga Pelajar Daerah ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, menanggapi wacana pemberian bonus, Ratih mengungkapkan bahwa skema penghargaan bagi para atlet akan dihitung ulang berdasarkan hasil pertandingan dan kemungkinan besar dialokasikan dalam perubahan anggaran tahun mendatang.
“Apresiasi berupa bonus bagi atlet tentunya akan dihitung kembali sesuai hasil pertandingan. Kemungkinan akan masuk di dalam perubahan anggaran tahun depan,” tuturnya.
Kesuksesan Balikpapan di POPDA XVI, lanjut Ratih, menggambarkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, Disparpora, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan para atlet muda.
Ia menegaskan bahwa dukungan berkesinambungan menjadi kunci untuk terus melahirkan atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional. (*)