(foto: IST)

IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya di dunia pendidikan dengan menggelar sosialisasi program Beasiswa Stimulan Pendidikan Tinggi Tahun 2026 secara virtual, Selasa (21/7/2026).

Program tahunan ini dihadirkan untuk membantu mahasiswa asal Balikpapan yang tengah menempuh studi di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar kota.

Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Ekbang Kesra) Setda Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk investasi jangka panjang daerah dalam mencetak generasi muda yang kompetitif.

“Program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kita meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada dunia pendidikan untuk generasi muda,” ujar Yusri saat membuka sosialisasi.

Ia juga berpesan agar para mahasiswa lebih teliti saat mengunggah berkas pendaftaran agar tidak gugur di tahap administrasi.

“Kami sangat berharap hal-hal yang belum dipahami lebih baik ditanyakan di saat sosialisasi nanti.

Ketelitian dalam proses administrasi akan sangat membantu kelancaran proses seleksi dan menghindari berkas dinyatakan tidak memenuhi syarat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Balikpapan, Muhammad Arif Fadilah, menginformasikan bahwa Pemkot Balikpapan menyiapkan total dana senilai Rp1 miliar yang dialokasikan bagi 142 penerima manfaat.

“Jumlah penerima beasiswa seluruhnya adalah 142 orang dengan total anggaran Rp1 miliar.

Kami berharap program ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan investasi untuk mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” tutur Arif.

Nominal bantuan yang diberikan bervariasi bergantung pada jenjang studi, yakni:

  • D3 (PTN/PTS): Rp5.000.000 / mahasiswa (Kuota: 10 PTN & 5 PTS)
  • D4 / S1 (PTN/PTS): Rp7.000.000 / mahasiswa (Kuota: 55 PTN & 55 PTS)
  • S2 (PTN/PTS): Rp9.000.000 / mahasiswa (Kuota: 4 PTN & 6 PTS)
  • S3 (PTN/PTS): Rp10.000.000 / mahasiswa (Kuota: 1 PTN & 1 PTS)
  • S1 Kedokteran Umum & Gigi: Rp9.000.000 / mahasiswa (Kuota: 3 Kedokteran Umum & 2 Kedokteran Gigi)

Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring melalui portal resmi beasiswa.balikpapan.go.id yang dibuka mulai 7 Juli hingga 28 Agustus 2026.

Pranata Komputer Diskominfo Kota Balikpapan, Lili Herawati, mengingatkan seluruh calon pendaftar untuk membuat akun pendaftaran baru karena akun dari periode tahun sebelumnya sudah tidak bisa digunakan.

“Jika mahasiswa sebelumnya pernah mendaftar pada tahun 2025, karena ada beberapa perbedaan sistem, maka akun tahun lalu tidak dapat digunakan kembali. Tahun ini seluruh calon pemohon diwajibkan membuat akun baru,” terang Lili.

Adapun persyarat singkat pendaftaran dijelaskan sebagai berikut:

  1. Berstatus warga Kota Balikpapan (memiliki KTP Balikpapan).
  2. Terdaftar aktif sebagai mahasiswa PTN/PTS dengan batas maksimal semester 5 (D3), semester 7 (D4/S1), atau semester 3 (S2/S3).
  3. Memiliki IPS ganjil terakhir minimal 2,75 untuk PTN, 3,00 untuk PTS, serta 2,50 khusus jurusan Kedokteran.
  4. Program studi wajib terakreditasi minimal B, Baik Sekali, atau Unggul.
  5. Tidak sedang menerima beasiswa lain dari anggaran APBD maupun APBN.

Pemkot Balikpapan juga menyediakan skema dua kali verifikasi data, sehingga peserta masih mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki berkas jika terdapat kekurangan pada tahap verifikasi awal sebelum keputusan final ditetapkan. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)