Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Elyzabeth L. Toruan (iknbisnis.com/IST)

IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Persiapan menuju upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai dijalani oleh 39 pelajar terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Balikpapan.

Saat ini para calon Paskibraka mengikuti tahap prapelatihan di lingkungan Balai Kota Balikpapan. Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum mereka memasuki masa pemusatan latihan yang lebih intensif.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Elyzabeth L. Toruan, menjelaskan bahwa persiapan awal tersebut ditujukan untuk membangun kesiapan peserta sebelum memasuki latihan utama.

“Anak-anak sekarang sudah mulai prapelatihan dan berlatih di Balai Kota. Persiapannya sudah cukup matang, meskipun nanti masih ada pelatihan yang lebih khusus lagi sebelum bertugas pada 17 Agustus,” ujar Elyzabeth saat ditemui media, Rabu (5/8/2026).

Dari total 39 peserta yang berhasil lolos, 20 di antaranya adalah putra dan 19 putri. Mereka menjalani proses seleksi sejak Februari 2026 melalui sejumlah tahapan ketat.

Adapun, seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, tes potensi akademik, pemeriksaan kesehatan, pengukuran tinggi badan, uji kemampuan fisik, hingga psikotes.

Seluruh rangkaian tersebut tidak hanya menilai kebugaran jasmani, tetapi juga kesiapan mental dan karakter calon Paskibraka.

Elyzabeth menegaskan bahwa tugas sebagai pengibar bendera menuntut kedisiplinan serta tanggung jawab yang tinggi, terlebih karena mereka akan bekerja sama dengan personel TNI dan Polri dalam upacara nanti.

“Menjadi Paskibraka merupakan tugas yang berat dan tidak mudah. Mereka juga akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri, sehingga seluruh aspek harus dipersiapkan dengan baik,” kata dia.

Tahap berikutnya, lanjut Elyzabeth, pemusatan latihan dijadwalkan dimulai 5 Agustus 2026 di kawasan Mega Lestari. Selama masa karantina, peserta akan menerima materi yang lebih lengkap, mencakup latihan baris-berbaris, pembinaan mental, wawasan kebangsaan, serta pendidikan karakter.

Ia menyebutkan pembinaan tersebut sangat penting karena peran Paskibraka tidak berakhir setelah upacara 17 Agustus. Para peserta diharapkan mampu menjadi teladan dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“Mereka akan diberikan pembekalan wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, bagaimana bersikap sebagai anggota Paskibraka, hingga mempersiapkan diri menjadi Purna Paskibraka yang nantinya akan menjadi duta-duta kebangsaan setelah 17 Agustus,” jelasnya.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Balikpapan tahun ini akan digelar di Halaman Balai Kota. Pemilihan lokasi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran pemerintah daerah. Meskipun demikian, kekhidmatan peringatan kemerdekaan tetap diutamakan.

“Kita tetap memperingati Hari Kemerdekaan dengan khidmat. Tidak mengurangi makna kemerdekaan itu sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan membangun Indonesia, khususnya Kota Balikpapan,” imbuh Elyzabeth. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)