
IKNBISNIS.COM, BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan tengah mematangkan persiapan akhir menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, memastikan bahwa proses distribusi seragam bagi peserta didik baru dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP telah berjalan sesuai jadwal. Ia menargetkan seluruh perlengkapan seragam sudah diterima oleh siswa sebelum hari pertama kegiatan belajar mengajar yang dimulai pada 20 Juli mendatang.
Irfan menjelaskan bahwa saat ini proses pemilahan dan pengiriman seragam ke berbagai satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, sedang gencar dilakukan. Ia memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal, dan semua paket seragam telah diambil oleh masing-masing sekolah sesuai dengan ukuran yang telah dipesan.
“Jadi sebelum masuk sekolah hari Senin itu sudah diterima semua. Masing-masing sekolah sudah mengambil dan tinggal membagikan pada saat masa MPLS,” ujar Irfan, Senin (13/7/2026).
Menanggapi penggunaan seragam selama masa peralihan, Irfan menyampaikan bahwa siswa masih diperkenankan mengenakan seragam dari jenjang pendidikan sebelumnya. Hal ini berlaku bagi siswa SD yang sebelumnya menggunakan seragam PAUD, maupun siswa SMP yang masih menggunakan seragam SD. Kebijakan ini diambil agar orang tua tidak terbebani dan siswa tetap nyaman selama masa adaptasi di lingkungan baru.
Adapun penyerahan seragam baru secara simbolis akan dilaksanakan pada Kamis (16/7/2026) mendatang yang dipusatkan di SD Negeri 009 Balikpapan Utara. Setelah tanggal 20 Juli, seluruh siswa diwajibkan untuk menggunakan seragam baru yang telah dibagikan, yang terdiri dari tiga jenis pakaian, yakni seragam merah putih, pramuka, dan batik.
Meski mengklaim tidak ada kendala berarti, Disdikbud tetap melakukan pemantauan ketat. Irfan menyebut pihaknya masih mencari celah-celah masalah yang mungkin timbul di lapangan dan akan segera merapatkannya bersama para kepala sekolah.
Ia juga menekankan bahwa proses distribusi berjalan transparan tanpa ada sistem “titipan” atau intervensi khusus, baik dari sisi infrastruktur server maupun kelistrikan pendukung. (*/Adv Diskominfo Balikpapan)